Vigonews

Dalam Sidang DPRD Ngada, Dewan Ini Minta Pemerintah Transparan Soal Penggunaan Dana Covid



BAJAWA - Anggota DPRD Ngada Periode 2019-2024 Yohanes Don Bosko Ponong minta Bupati Ngada agar transparan dalam penggunaan dana covid 19. Penegasan itu dikemukakannya saat rapat gabungan komisi di ruang paripurna DPRD Ngada, Jumat (26/05/2020).

Dalam rapat gabungan komisi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) itu  minta Bupati Ngada dan seluruh jajaran eksekutif agar transparan dalam penggunaan dana COVID 19. Kepada Ketua TAPD Skretaris Daerah (Sekda) Ngada Yos T. Nono, wakil Ketua Komisi I DPRD Ngada ini menyampaikan bahwa berdasarkan kesepakatan bersama antar lembaga DPRD bersama Pemerintah, sudah dialokasikan 23 Miliard APBD Ngada untuk pencegahan dan penanggulangan virus corona.

"Untuk itu,  saya meminta kepada Sekda Ngada sebagai ketua TAPD untuk menjekaskan sedetail mungkin penggunaan dana tersebut,” tegas Bosko, panggilan akrab anggota dewan termuda ini.

Pada kesempatan itu, Bosko juga minta penjelasan rinci dari pemerintah terkait  realisasi bantuan bagi Mahasiswa Ngada yang ada diluar Kabupaten Ngada, dan paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat Ngada yang terdampak COVID 19.

Di bagian lain, Bosko mengkritisi bahwa hingga saat ini belum ada variabel baku yang dikonstruksikan oleh pemerintah Kabupaten Ngada guna mengatur perihal siapa  saja yang layak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Hal tersebut juga berkaitan dengan masalah klasik terkait vailiditas data.

“Makanya tidak heran kalau kemudian ada warga yang sebenarnya sudah meninggal, namun namanya masih tertera sebagai penerima BLT. Inikan ironis,” kritik anggota dewan dikenal kritis ini.

Menanggapi sejumlah pertanyaan, saran dan klasifikasi yang disampaikan oleh anggota dewan Yohanes Don Bosko Ponong,  Sekda Ngada Yos. TH. Nono menjelaskan bahwa, sampai dengan 28 Mei  2020 serapan APBD untuk COVID sudah mencapai Rp  7 Miliard dengan rincian masing-masing Dinas/Badan.

Dikatakan Sekda,  Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan dengan kegiatan pekerjaan jaringan air bersih, sanitasi dan sekuat ruangan pada bangunan Diklat untuk unit karantina COVID 19 sebesar Rp 706.500.000. Pekerjaan sanitasi, jaringan air bersih dan sekat ruangan pada ruang tata usaha RSUD Bajawa untuk unit karantina COVID 19 sebesar Rp 238.860.000. Dinas kesehatan dengan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana pendukung rumah sakit darurat covid sebesar Rp 305.678.000.

Sementara, Dinas lingkungan hidup dengan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana pendukung rumah sakit darurat Covid sebesar Rp 189.973.000. Untuk RSUD Bajawa dengan kegiatan pembangunan serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung rumah sakit darurat Covid sebesar Rp 339.456.000. BPBD Kabupaten Ngada dengan kegiatan penyediaan sarana operasional pendukung Posko Gugus Tugas tanggap darurat Covid sebesar Rp 3.115.693.945.000.

Untuk kecamatan dengan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana pendukung operasional Covid 19 melalui belanja langsung SKPD tahap 1 untuk 4 kecamatan dari 12 kecamatan yaitu sebesar Rp 283.784.000. Kecamatan yang ada kelurahan dengan program kegiatan yaitu penyediaan sarana dan prasarana pendukung operasional Covid 19 melalui belanja langsung untuk tingkat kelurahan yaitu sebesar Rp 1.097.489.500.  Dinas pendikan dengan kegiatan penyediaan bantuan sosial sebagai akibat dampak ekonomi sebesar Rp 967.000.000. "Jadi total dana COVID 19 yang digunakan sampai dengan hari ini sebesar Rp 7.544.434.445," jelas Sekda Ngada.

Sekda Yos. T Nono mengakui, bahwa data belum seratus persen sempurna, karena data para penerima masih menggunakan data Badan Pusat stastik (BPS) tahun 2015. "Sehingga benar kata  Pak Bosko bahwa ada penerima yang sudah meninggal namanya masih ada diaplikasi," demikian Sekda memberi klarifikasi

Pantauan awak media ini, rapat gabungan komisi tersebut dipimpin oleh ketua DPRD Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, didampingi oleh dua wakil ketua DPRD Ngada Petrus Ngabi, Aloysius Soa dan dua puluh lima anggota DPRD Ngada. Semantara itu dari unsur eksekutif yang mendampingi ketua TAPD Sekda Ngada yaitu, Kepala Badan Keuangan Daerah Ngada Wilhelmus Petrus Bate, Kepala BP LITBANG Ngada Hilarius Sutanto, dan staf Badan Keuangan Daerah Ngada Trisno Hurint. (Ch)***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :