Vigonews

Bupati Ngada Paulus Soliwoa: ‘PDAM dan Dinas Perumahan KPP Ubah Pola Kelola Air Bersih



Bupati Ngada Paulus Soliwoa ingatkan PDM dan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (KPP) Kabupaten Ngada agar ubah pola pikir dalam pengelolaan air bersih. Demikian dikatakannya pada saat hibah asset kepada PDAM di Bajawa.


BAJAWA - Pemerintah Kabupaten Ngada Hibahkan Asset Milik Daerah kepada PDAM Ngada. Demikian siaran pers Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda melalui Kabag Admas, Marthinus P.Langa, SE, yang diterima vigonews.com, Selasa (25/02/2020).

Menurut Marthinus, Penyerahan asset tersebut ditandai dengan penandatangan surat perjanjian hibah asset antara Pemkab Ngada selaku pihak yang menyerahkan asset oleh Bupati Ngada, Drs. Paulus Soliwoa dan PDAM Ngada selaku penerima asset yang ditandatangani Direktur PDAM Ngada, Paskalis Losa. Kegiatan itu berlangsung di ruang pertemuan Bupati Ngada, Selasa (18/02/2020).

Dikatakan Marthinus, Direktur PDAM Ngada, Paskalis Losa dalam sambutannya mengatakan kegiatan itu merupakan penyerahan sarana pengelolaan air bersih milik pemerintah Kabupaten Ngada kepada PDAM Ngada untuk dikelola secara bertanggungjawab. Penyerahan asset ini tentu menjadi dukungan buat PDAM untuk pengelolaan dan pelayanan sarana air bersih.

Menurutnya, segala aspek pembangunan baik ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dapat berhasil baik kalau didukung dengan ketersedian air bersih, khususnya bagi masyarakat marginal. Dikatakannya, PDAM Ngada telah bertekad untuk bekerja keras mendukung salah satu program atau target pemerintah yaitu Wae Gebho Gabho. Hal ini dapat berjalan apabila ada koordinasi yang baik antara Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kota, katanya.

Lebih lanjut, Paskalis Losa menjelaskan saat ini PDAM Ngada mengelola sambungan rumah atau SR kurang lebih 10 ribu, sementara masih banyak masyarakat Ngada yang belum terlayani sekitar 20 ribuan lebih. 20 puluh ribuan rumah ini menjadi target pemerintah melalui PDAM dan untuk memenuhi target tersebut, segala upaya tengah dilakukan oleh PDAM.

Ditambahkannya, bahwa dalam rangka pelayanan air bersih pada tahun anggaran 2020, PDAM mendapat dukungan dana APBN untuk sasaran Riung dan Bekek senilai 5,7 miliar. Dan informasi dari Balai Sungai, di akhir Mei sudah akan dilakukan tender untuk program pelayanan air bersih di wilayah itu.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang telah membangun Waduk Bheto Waso dengan sambungan layanan rumah 100 lebih. Dikatakan Kabag Admas, Bupati Ngada, Drs. Paulus Soliwoa pada kegiatan itu mengatakan bahwa untuk mendukung pelayanan air bersih di Kabupaten Ngada koordinasi dan komunikasi antara Pemerintah dan PDAM Ngada menjadi hal penting.

Ubah Pola

Menurut Bupati Soliwoa, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengelolaan air minum. Salah satunya dokumen rencana induk sistem pengelolaan air minum (RESPAM) yang sudah disampaikan oleh Pemerintah kepada PDAM. Dokumen ini mesti menjadi acuan dalam pengelolaan air minum, sebab biaya yang dikeluarkan untuk penyusunan dokumen ini sangat besar, sementara dalam tataran implementasi pengelolaan air bersih tidak sesuai dengan dokumen tersebut. Untuk itu, PDAM perlu memperhatikan dokumen tersebut, sehingga dalan pengelolaan air minun kita tidak ngambang, sehingga bisa sejalan dengan salah satu target pemerintah yakni Wae Gebho Gabho.

Dia menegaskan, bahwa kalau kita melihat data, biaya yang dikeluarkan belum sebanding dengan sambungan rumah yang sudah dilakukan. Untuk itu, pola pikir atau mind set PDAM dan Dinas Perumahan selaku pengola air minum harus diubah melalui program dan kegiatan. Hal ini penting sebab muara akhir kita mesti berujung pada penambahan sambungan rumah, katanya.

“Penambahan sambungan rumah harus menjadi prioritas sebab sambungan rumah menjadi salah satu sumber pendapatan PDAM. Dua hal yang memang harus berjalan beriringan sebab disatu sisi PDAM berorientasi pada pelayanan air bersih dan sisi lain harus memperoleh keuntungan,”  katanya Bupati Soliwoa.  Dia menambahkan, kalau debitasi air memungkinkan dan sarana prasarana mendukung, maka penambahnan SR harus menjadi prioritas.

Sementara, menurut Kabag Marthinus, sejumlah asset milik Pemkab Ngada yang diserahkan kepada PDAM diantaranya jaringan pembawa pembuatan Intake Mukofoka AB IKK Kota Bajawa yang berlokasi di Kecamatan Bajawa, pekerjaan SPAM mata air Wae Wako di Desa Tarawaja Kecamatan Soa dan peningkatan cakupan sistem penyedian air minum IKK Bajawa di Waturutu Kecamatan Bajawa. Hibah ini dituangkan dalam Surat Perjanjian Hibah Nomor 111/PH/HK/2020-Nomor UM.01.01-PDAM/NG/13/II/2020 tanggal 18 Februari 2020 tentang hibah asset tetap bangunan air, instalasi dan jaringan air minum milik pemerintah Kabupaten Ngada tahun anggaran 2020.(h)***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :