Vigonews

Kampanye Massal Germas di Ngada Diisi Demo Cuci Tangan dan Makan Buah




BAJAWA - Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, menggelar kampanye massal Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Senin (14/10/2019) di Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada. Kampanye Germas tahun ini sekaligus sebagai pengingat bagi masyarakat dalam upaya mencegah dan menanggulangi stunting.

Kampanye masal Germas tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan di Lapangan Kartini Bajawa bersamaan dengan pelaksanaan Pameran Pembangunan tahun 2019. Bupati Ngada Paulus Soliwoa menandai kegiatan ini dengan melepas parade kampanye massal Germas  -- Gerak Jalan Sehat dari pendopo Kantor Bupati Ngada.

Gerak jalan serangkaian kampanye massal Germas dimeriahkan dengan dentuman drumband SMAPN 2 Bajawa melewati jalan-jalan protokol kota Bajawa, mengiringi gerak langkah para peserta dari berbagai sekolah dan instasi pemerintah, yang melibatkan siswa SD, SMP,SMA/SMK, karyawan BUMN/BUMND, PKK, Bayangkari, Persit, Puskesmas Kota dan Surisina, Camat, Lurah, TNI/POLRI serta unsur SKPD dan badan.
 
Membudayakan hidup sehat dengan selalu mencuci tangan
Masuk di lapangan Kartini Bajawa, peserta mengikuti senam yang dipandu oleh komunitas Zumba van Bajawa. Selanjutnya demo cuci tangan pakai sabun, atraksi tarian Flobamora, cara makan buah bersama, makan pangan lokal bersama, kampanye Germas dan berbagai acara selingan  yang disiapkan untuk meriahkan kegiatan ini.

Kerja Keras

Bupati Ngada Paulus Soliwoa dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekda Ngada  Theodosius Yosefus Nono, mengatakan Pemda Ngada menyadari bahwa kesehatan menjadi investasi jangka panjang. Karena itu menurut Bupati Soliwoa, kegiatan ini  menjadi langkah strategis sebagai upaya promotif preventif oleh semua stakeholder. “Kegiatan ini harus terus menerus dilakukan dengan melibatkan semua komponen pembangunan,” tegasnya.

Dikatakannya,  melalui kampanye Germas ini diharapkan lahirnya gerakan masyarakat sebagai upaya percepatan pembangunan kesehatan masyarakat  Ngada. Dia berharap kepada seluruh komunitas masyarakat untuk terus tingkatkan kinerja di bidang kesehatan.

Pesan Bupati Soliwoa kepada peserta gerak jalan agar menjadi agen perubahan dalam menumbuhkan budaya hidup sehat. Kesehatan harus menjadi gaya dan kebutuhan hidup, karena kesehatan sebagai investasi.
 
Senam massal menandai kegiatan kampanye massal Germas di Bajawa
“Kita masih harus bekerja keras, dan tuntas, dimana  perilaku bersih dan sehat harus dimasyarakatkan sebagai budaya masyarakat Indonesia, sebagai budaya yang dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,”  Kata Bupati Soliwoa mengingatkan.

Perilaku hidup sehat, tambahnya, juga sebagai langkah strategis dalam memerangi  stunting, termasuk senantiasa mengonsumsi  buah dan sayur.

Bupati memberi apresiasi kepada Dinkes NTT dan Ngada yang telah menggagas kegiatan ini,dan ke depan perlu terus dilakukan agar menumbuhkan pola hidup sehat bagi masyarakat Ngada.

Segera

Sementara Ketua Panitia Kampanye Massal Germas I Made Sumiartha, SKM, MPH dalam laporannya mengatakan aksi promotif dan preventif merupakan upaya efektif dalam mencegah meningkatnya kematian dan  kesakitan akibat penyakit baik menular maupun tidak menular. Mengingat upaya pencegahan penyakit akan sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan regulasi untuk hidup sehat, diperlukan keterlibatan aktif seluruh komponen, baik pemerintah pusat dan daerah, maupun sektor non pemerintah dan masyarakar.

Gerakan masyarakat hidup sehat, kata Sumiartha, pada dasarnya merupakan sesuatu yang sifatnya harus disegerakan karena terkait pada manfaat dan urgensinya untuk menyelesaikan maslah-masalah yang ada, khususnya terkait masalah stunting.
 
Gerak jalan pada kampanye massal Germas diikuti para siswa
Germas sendiri, kata dia, dinilai mampu menjadi solusi terhadap beban ganda penyakit di Indonesia, khususnya penyakit tidak menular (PtM). Akselerasi Germas menjadi penting ketika masyarakat ikut andil terlibat mewujudkan dengan rajin berolahraga, cek kesehatan secara rutin dan makan buah setiap hari. Keterlibatan lintas sektor akan memperbaiki sistem pelaksanaan baik dari aspek perencanaan, penganggaran, pelaksanaan maupun evaluasi.

Kampanye massal Germas, kata Sumiartha bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi stunting di kabupaten Ngada; masyarakat dapat menerima dan mengimplementasikan pesan-pesan Germas: stunting dan dampaknya, pola hidup bersih dan sehat, lingkungan sehat, gizi seimbang; dan terciptanya partisipasi masyarakat dalam upaya mencegah dan menanggulangi stunting. Hasil yang diharapkan masyarakat memiliki pengetahuan tentang stunting dan dampaknya, pola hidup bersih dan sehat, lingkungan sehat, gizi seimbang. (edw)***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :