Vigonews

Umat Kurubhoko Sambut Imam Baru OFM dengan 'Kago Manu'



KURUBHOKO - Paroki Maria Ratu Para Malaikat (MRPM) Kurubhoko mendapat tambahan seorang imam baru OFM yang belum lama ini ditahbiskan di Paroki Karot, Ruteng pada 17 Juli 2019.

Imam baru itu adalah RP. Anicetus Evaristus Jebada, OFM yang kini bergabung dalam Komunitas OFM Kurubhoko. Dengan kedatangan imam yang akrab disapa Pater Faris ini,  maka Komunitas OFM Kurubhoko dilayani tiga imam OFM untuk pelayanan umat sekitar 2.500 jiwa.

Pater Faris, OFM disambut umat Kurubhoko, Sabtu (24/08/2019) petang dengan meriah diiringi tarian ja'i dan ritual adat 'kago manu' – cara menerima tamu terhormat menurut adat setempat. Tiba sekitar  pkl. 18.00 wita dari kampung asalnya Ranggu, Manggarai Barat, Pater Faris diantar dengan empat kendaraan yang ditumpangi sanak keluarga kerabat lebih dari 50 orang.

Usai diterima secara adat, dilanjutkan dengan ibadat sabda dipimpin Pastor Paroki Kurubhoko, Pater Tobias Harman, OFM dan imam selebran Pater. Leon Hambur, OFM, Pater Faris, OFM dan Pater Taucen Hatlan  Girsang, OFM.

Penyambutan Pater Faris, OFM  menandai mulai bertugas di Paroki Kurubhoko hingga mendapat tugas perutusan baru. Anak keempat dari pasangan Karolus Jebada dan Dorotea Maria Fatima Ini kini memperkuat dulu tim pelayanan di Paroki Kurubhoko yang baru dua tahun didefenitif itu bersama Pater Tobias Harman, OFM dan Pater Leon Hambur, OFM untuk melayani tiga wilayah, dua stasi dan satu stasi persiapan.

Sebelum ditahbiskan Juli lalu, ketika masih diakon, RP. Faris, OFM menjalani masa persiapan sebelum menerima tahbisan di paroki Kurubhoko. Mungkin karena itu, umat menyambutnya dengan gembira dan mengucapkan selamat datang kembali.
 
Imam baru OFM, Pater Faris diterima dengan ritual adat  dan kearifan budaya Nginamanu
Dalam khotbah ketika ibadat sabda, Pater Taucan, OFM mengatakan, ia (Pater Faris) datang kembali. Bukan hanya datang dalam komunitas OFM, tetapi datang di tengah kita (umat) dan tinggal bersama kita. 

"Tadi kita lihat Pater Faris diterima dengan ritual adat. Itu artinya dia juga diterima menjadi orang Kurubhoko sesuai dengan budaya setempat. Dan - kago manu - adalah simbol pengorbanan dan cinta dalam memulai pelayanan di tempat ini," kata Pater Taucan OFM.

Sementara wakil keluarga dari Ranggu,  Agus Ambon, usai misa pertama yang dipimpin Pater Faris di paroki ini, dalam sambutan penyerahan Pater Faris kepada komunitas OFM Kurubhoko mengatakan: "kami serahkan anak kami kepada umat Kurubhoko utuk memulai tugas imamatnya di sini."

Karena itu, Agus berharap sebagai 'anak', umat ikut menjaga dan mendoakannya agar tetap teguh dalam panggilan, di tengah tantangan yang tidak mudah. Dia juga beri apresiasi atas penerimaan imam baru yang sangat baik dan meriah. (ed)***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :

1 komentar:

Write komentar
29 August 2019 at 23:35 delete

Semoga berjalan dgn lancar pater Faris

Reply
avatar