Vigonews

SMAK Regina Pacis Wakili Ngada di Ajang Kompetisi Debat Tingkat Propinsi NTT



Tim debat SMAK Regina Pacis Bajawa mengalahkan tim debat SMAN 1 Bajawa dalam final Kompetisi debat tingkat Kabupaten Ngada untuk memastikan tiket ke kompetisi tingkat provinsi NTT. -  

BAJAWA - Musyawarah Kerja kepala Sekolah (MKKS) Kabupatem Ngada menggelar kompetisi debat antar siswa SMA, Kamis (03/05/2019). Kegiatan dimaksud untuk menyeleksi  para pendebat terbaik untuk mewakili Kabupaten Ngada di kompetisi debat tingkat Provinsi NTT dalam waktu dekat di Kupang.

Kompetisi debat tingkat kabupaten Ngada di buka Korwas MKKS Mathias Sudin. Dalam sambutannya, Mathis terlihat sedikit kecewa karena tidak banyak sekolah yang mengirim peserta debat dalam ajang ini.

Mathias menyayangkan mengapa para kepala sekolah tidak mengirim, padahal ada dana BOS yang bisa digunakan untuk peningkatkan kemampuan siswa dalam olah pikir dan mempertajam kemampuan siswa. “Ini momen yang bagus untuk mengasah kemampuan siswa. Tapi para kepala sekolah malah tidak mengirim,” paparnya.
 
Tim debat SMAN 1 Bajawa menang dari tim debat SMAN Were, Golewa Selatan di semifinal
Namun, Mathias memberi apresiasi kepada lima sekolah yang sudah mengiirim tim debat terbaiknya untuk berkompetisi di ajang ini. Dia berharap momen ini tidak hanya mengejar juara tetapi lebih dari itu menjadi wahana dalam melatih siswa sehingga memiliki ketajaman dan kecepatan berpikir. “Jangan kejar juaranya, karena juara hanya satu. Tetapi kejar momen untuk belajar, karena yang belajar banyak. Jadi ini wahana untuk belajar,” kata Mathias.

Dalam debat yang mengangkat tema:  ‘Menguatkan pendidikan dan Memajukan Kebudayaan; sub tema: ‘Dengan Hardiknas 2019 Kita Tingkatkan Kemampuan Literasi Melalui Budaya Membaca itu,  juara pertama diraih tim debat SMAK Regina Pacis Bajawa yang dalam waktu dekat akan dikirim mengikuti komptisi debat tingkat propinsi NTT mewakili Ngada. Tempat kedua diraih oleh SMAN 1 Bajawa, dan tempat ketiga diraih SMAK Thomas Aquino Mataloko,
 
Mathias Sudin 
Lomba debat dipimpin Modesta  dari RSPD Ngada sebagai moderator, dengan dewan juri: Emanuel Djomba dari Lembaga Rumah Literasi Cermat (RLC), Philipus W. Kaka dari STKIP Citra Bakti Ngada dan Merlyn Iju Lalu dari RSPD Ngada.

Di bagian lain guru pendamping debat Recis, Bonefasius Zanda mengatakan, meski meraih juara, namun tugas mewakili kabupaten ini ke ajang debat tingkat provinsi jauh lebih berat, karena bersaing ketat dengan para pendebat hebat dari berbagai sekolah ternama di NTT.

Namun, kata Boy – demikian dia biasa disapa – dirinya akan melakukan persiapan sebaik mungkin sehingga bisa bersaing di tingkat provinsi. “Mewakili Ngada tentu bukan tugas ringan, karena ini membawa nama daerah. Itu sebabnya dia berjanji akan terus melatih para siswa asuhannya sehingga cukup untuk bekal ke laga berikutnya,” kata Boy yang pernah mengantar tim debat sekolahnya hingga ke tingkat nasional dua tahun lalu. (ed)***­

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :