Vigonews

Sisilia Sona: ‘NTT Bangkit’ Bersama Sangosay


BAJAWA –  RAT Kopdit Sangosay tahun buku 2018 ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi NTT, Sisilia Sona, Sabtu (23/03/2019) siang.

Pada kesempatan itu, Sisilia menyerahkan penilaian terhadap Kopdit Sangosay dari Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi kepada Ketua Kopdit Sangosay, Rinu Romanus, disaksikan jajaran pengurus, pengawas, manajemen dan sekitar 1.500 anggota yang hadir.

Ketika menutup RAT, Sisilia Sona  mengatakan pada era Pemerintahan Bubernur Victor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur  Yoseph Naesoi bertekad membawa perubahan bagi NTT dalam semangat ‘NTT Bangkit – Sejahtera Bersama Rakyat’.  Begitu juga NTT Bangkit  Sejahtera bersama Sangosay. Apa yang diungkapkan Sisilia Sona spontan mendapat aplaus dari hadirin.

Dia menyampaikan profisiat kepada Kopdit Sangosay – pengurus, manajemen dan anggota yang melihat dan memilih koperasi sebagai kebutuhan. Dia mengajak hadirin agar menjadikan koperasi jalan mengentaskan kemiskinan yang kini masih di atas angka di atas satu juta.

Karena itu, ajak Sisilia Sona, koperasi harus menjadi jawaban anggota dan berharap menjadi jawaban masyarakat NTT pada umumnya dalam memenuhi kebutuhan hidup dan jawaban dalam ikut mengentaskan kemiskinan.

Jawaban itu, lanjut Sisilia ada dalam hati kita masing-masing. Supaya koperasi terus bertumbuh sehat, maka jawaban ada dalam hati kita para anggota – dengan mengetahui sungguh hak dan kewajiban sebagai anggota dan menjalankannya sesuai prinsip koperasi – kekeluargaan.

Pada kesempatan itu Sisilia menyampaikan catatabn-catatan kritis yang menjadi pekerjaaan rumah bagi pengurus, manajemen dan anggota dalam mengembangkan koperasi untuk melayani anggota sesuai prinsip keleluargaan. Dia minta agar semua komponen itu tetap solid. Sehingga  koperasi bisa menjadi salah satu jalan dalam mengentaskan kemiskinan di NTT.

Di bagian lain, ketua Kopdit Sangosay dalam sambutan penutup kegiatan menyampaikan terima kasih kepada segenap anggota koperasi yang telah memberi masukan, koreksi dan mengkritisi sehingga pengelolaan koperasi ke depan semakin baik. Kata Romanus, pemimpin harus akrab dengan koreksi dan masukan untuk menjamin pelayanan lebih baik ke depan.

Dia mencatat dua hal yang menjadi sorotan forum RAT antara lain kredit macet. Meski angkanya di bawah standar untuk sebuah kopdit yang sehat, namun tetap menjadi perhatian sehingga mampu menekan angka lebih kecil.

Romanus juga mencatat masukan penting dari forum adalah soal pendidikan, baik dari pendidikan dasar anggota maupun pendidikan bagi pengurus dan manajemen. “Ini tetap jadi perhatian kita ke depan,” katanya.

Sementara Ketua Yasukda Ngada, RD Silverius Betu juga menekankan soal pendidikan dalam sambutannya. Kopdit kata dia harus mencerdaskan anggota. Dan mencerdaskan itu berarti melalui pendidikan. Selain itu lembaga ekonomi non bank ini juga harus memberi perhatian pada anggota dalam menolong mereka mengatasi biaya pendidikan.

“Kita juga tidak boleh melupakan sejarah, bahwa Kopdit Sangosay didirikan dengan maksud untuk menolong anggota mengatasi kesulitan ekonomi kala berdiri hingga saat ini.  Membantu anggota untuk menolong diri sendiri, dan ke depan terus berupaya menolong anggota untuk usaha produktif,” kata RD Silverius.***

Laporan:
Boy Zanda
Emanuel Djomba

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :