Vigonews

KOPDIT SANGOSAY SEHAT



BAJAWA –  Kopdit Sangosay yang kini memiliki 13 kantor cabang di seluruh NTT dilaporkan dalam keadaan ‘sehat’. Demikian terungkap dalam laporan Pengawas setelah mendengar laporan pertanggung jawaban pengurus pada RAT tahun buku 2018 di aula John Thom Bajawa, Sabtu (23/03/2019).

Pada rapat Paripurna I yang dipimpin Yustinus Minggu dan Mascel Bele Wea, Ketua Pengawas Kopdit  Sangosay Naru Wenslaus saat menyampai hasil  analisa usaha kopdit Sangosay tahun buku 2018 mengatakan, pengawas berkesimpulan bahwa Kopdit Sangosay dalam kategori sehat, karena dari 21 standar kinerja, yang sudah memenuhi standar idel 17 standar atau mencapai 81%.

Baca juga:
Membuka RAT Sangosay, Wagub NTT Tekankan Aspek Keberlangsungan dalam Koperasi
Kopdit Sangosay Merawat Kepercayaan

Untuk menilai usaha dan kesehatan Kopdit Sangosay digunakan analisa Ratio Metode Pearls. Metode ini menunjukkan secara jelas apakah komponen-komponen usaha kopdit Sangosay sudah mencapai standar ideal atau belum? Ada komponen usaha yang dinilai yakni: perlindungan, struktur keuangan yang efektif, kualitas aset, nilai pengembalian atas biaya, likuiditas dan tanda-tanda pertumbuhan.

Dikatakan, selama tahun buku 2018, Kopdit Sangosay telah melayani pinjaman kepada 13.116 anggota dengan total nilai pinjaman Rp 333.125.098.400 atau rata-rata perbulan 1.093 peminjam dan nilai pinjaman rata-rata Rp 27.760.424.867,-. Sedangkan pinjaman mikro mengalami kenaikan dibandingkan tahun buku sebelumnya.

Realisasi pendapatan sebesar Rp 58.344.548.864 (98,28%) tidak memenuhi target sesuai rencana sebesar Rp 59.365.000.000,-  atau sekitar 1,72%. Pendapatan terbesar masih dari sumber pada bunga pinjaman anggota sebesar Rp 55.205.900.621, Rencana pembiayaan mengalami penurunan dari rencana sebesar Rp 58.069.000.000,- terealisasi Rp 56.936.478.423 atau 98,05%. Sementara surplus tahun buku 2018 sebesar Rp 1.408.070.441, mengalami kenaikan sebesar Rp 112.070.441 dari rencana sebesar Rp 1.296.000.000,-.
 
Sebagian peserta RAT Kopdit Sangosay yang hadir di aula John Tom Bajawa
Terkait kredit macet, Naru Wenslaus mengemukakan tahun 2018 mencapai 2,45% jika dibanding tahun buku 2017 sebesar  2,07%. Terkait dengan kredit macet sempat disoroti  peserta rapat, agar jadi perhatian pengurus.

Menjawab hal itu, Ketua Kopdit Sangosay Rinu Romanus menanggapi, bahwa sorotan itu bisa dipahami meski dari presentase kecil. Karena masih di bawah batas toleransi (standar) 5%. “Meski begitu kita akan terus berupaya menekan, seperti cabang Kupang dan Sumba yang bisa menekan angka kredit macer hingga 0%,” kata Romanus.

Sementara aset Kopdit Sangosay tahun buku 2018 sebesar 696.046.861.278 mengalami peningkatan sebesar Rp 118.543.864.604, atau 20,53% dari tahun buku 2017 sebesar Rp 577.502.996.674.

Pengawas juga menyampaikan kesimpulan bahwa, organisasi dan pelayanan usaha koperasi Kredit Sangosay dapat dipertangung jawabkan secara hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Kopdit Sangosaay juga terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan  di tengah masyarakat, pengelolaan usaha keuangan telah mengikuti standar akutansi koperasi kredit Indonesia yang didukung Siskopdit On Line. Sementara pertumbuhan anggota dan permodalan signifikan dari tahun ke tahun.

Terkait dengan laporan pertanggung jawaban pengurus, laporan pengawas dan sejumlah masukan forum RAT,  maka Yustinus Minggu pemimpin sidang  Paripurna I menutup sidang dengan menegaskan bahwa forum RAT menerima laporan Pertanggung Jawaban Pengurus pada RAT tahun buku 2018.***

Laporan:
Boy Zanda
Emanuel Djomba


Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :