Vigonews

340 KK di Desa Nginamanu Nikmati Pamsimas Sambungan Rumah



District Project  Management Unit (DPMU) Pamsimas Kabupaten Ngada Raymundus P.N.W, Ngiso, ST meresmikan program Pamsimas di Desa Nginamanu.

WOLOMEZE  - Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau biasa disingkat PAMSIMAS di Desa Nginamanu Kecamatan Wolomese Tahun Anggaran 2018 diresmikan dan mulai dimanfaatkan masyarakat.

Peresmian penggunaan air minum program Pamsimas ditandai dengan pemotongan pita secara resmi oleh  District  Project  Management Unit (DPMU) Pamsimas Kabupaten Ngada Raymundus P.N.W, Ngiso, ST di Kurubhoko, Jumat (01/03/2019).

Raymundus atau akrab disapa Philip yang juga Kabid Perumahan Rakyat pada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan itu mewakili Satker PIP Kabupaten Ngada yang juga Kadis Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kila Patrisius, ST, MT.

Setelah pemotongan pita, Philip secara simbolis membuka keran di salah satu rumah warga, dan segera setelah itu air memancar dan Philip lanjut membasuh tangan dan muka.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima telah selesainya proyek Pamsimas III oleh  Koordinator Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) desa Nginamanu, Baltasar Bene Dewa; Koordinator kabupaten Program Pamsimas Robert Anin, dan District  Project  Management Unit (DPMU) Pamsimas Kabupaten Ngada Raymundus P.N.W, Ngiso, ST disaksikan Kepala Desa Nginamanu Yohanes Don Bosco Lemba dan warga masyarakat.
 
Pemotongan pita peresmian Pamsimas di desa Nginamanu
Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota.

Program Pamsimas III dilaksanakan dalam rangka mendukung dua agenda nasional peningkatan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum yang aman dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan, yaitu: air bersih untuk rakyat, dan sanitasi total berbasis masyarakat.

Ketua Unit Pengelola Program (District  Project  Management Unit -DPMU) Pamsimas Kabupaten Ngada,  Raymundus P.N.W Ngiso, ST dalam sambutannya mengingatkan masyarakat, bahwa untuk mendapatkan program ini tidak mudah.  Melewati kompetisi ketat di tingkat kabupaten dari 135 desa di Ngada, dan Nginamanu masuk dalam 10 desa yang lolos.

Melalui program ini kata Philip, masyarakat dapat menikmati air dengan sambungan rumah langaung ke dapur-dapur. Karenanya, Philip mengajak masyarakat agar air yang masuk ke rumah-rumah ini dimanfaatkan sebaik mungkin baik untuk tujuan sanitasi maupun kebutuhan hidup lainnya.

"Fasilitas yang sudah terbangun agar diatur dengan Perdes. Hal ini terkait dengan kesadaran memelihara sarana publik yang masih rendah. Supaya ada rasa tanggung jawab masyarakat, maka perlu diatur dengan Perdes. Sehingga ada kesadaran memelihara sarana publik," kata Philip.
 
Penandatanganan berita acara serah terima program Pamsimas setelah selesai dikerjakan di desa Nginamanu
Air Didekatkan

Sementara Kepala Desa Nginamanu Yohanes Don Bosco Lemba dalam sambutannya mengatakan, melalui program ini air didekatkan dengan masyarakat dengan sistem sambungan rumah (SR). Sebanyak 340 rumah di desa Nginamanu dilayani dengan SR sehingga kebutuhan air masyarakat terpenuhi.

Diharapkan Don Bosco, masyarakat dapat memanfaatkan air untuk memenuhi kebutuhan baik untuk tujuan sanitasi maupun kebutuhan menghijaukan pekarangan tumah dengan mengembangkan kawasan rumah pangan lestari (KRPL). 

Don Bosco minta masyarakat agar memelihara aset ini dengan baik sehingga berkelanjutan. Pengelolaan air agar lebih profesional dengan sistem berbayar sehingga dapat dinikmati secara berkelanjutan dan terlayani secara adil.

Sementara Kasi Tata Pemerintahan dan Umum Kecamatan Wolomeze, Bernadinus Roe mengatakan, sarana ini agar terus dirawat sehingga generasi kita juga dapat menikmati air di masa datang. Dengan diresmikan Pamsimas maka aset desa bertambah lagi, karenanya perlu dijaga dan dilestarikan.

Dengan diresmikan program Pamsimas di desa Nginamanu, maka sudah empat desa di Ngada yang tersentuh program ini yang diresmikan. Sedangkan enam desa lainnya akan menyusul.

Salah seorang warga, Yanuarius Ndaso menunjukkan ekspresi kegembiraannya karena air sudah masuk langsung ke rumahnya. Dulu dirinya harus menunggu lama nimba di pilar umum, tetapi sekarang tinggal buka keran, meski masih dua hari sekali sesuai jadwal.***

Laporan: Emanuel Djomba

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :