Vigonews

SMPN KISARAGHE NGADA , SELENGGARAKAN PELATIHAN JURNALISTIK BERWAWASAN EKOLOGI



Siswa SMPN Kisaraghe di Bajawa Utara mengikuti pelatihan jurnalistik berwawasan ekologi selama dua hari -- 

BATARA - SMPN 3 Bajawa Utara di Kisaraghe selenggarakan pelatihan jurnalistik berwawasan ekologi, 8 - 9 November di sekolah itu. Pelatihan dibuka Kepala Sekolah  Anton Mbalo didampingi Wakil Kepala Sekolah, Frangky Loy Pety, kamis (08/11/2018). 

Kepsek Anton berharap para siswa dapat menggunakan momen pelatihan ini untuk menambah wawasan dan ketrampilan menulis. Melalui pelatihan ini, siswa dilatih dalam proses kreatif melalui menulis, dan kata Anton lagi sebagai wahana pembentukan karakter.

Karenanya, dia minta siswa dapat mengembangkan kegiatan jurnalistik di sekolah dengan menghidupkan kembali mading. Wahana ini jadi tempat siswa untuk berkreasi dan mengatasi rendahnya minat baca di kalangan siswa.

Pelatihan kerja sama dengan Rumah Literasi Cermat (RLC)  Ngada itu, bertujuan menumbuhkan kreativitas siswa melalui kegiatan menulis berwawasan ekologi. Hasil praktik reportases siswa kemudian diwujudkan melalui pembuatan mading dengan memanfaatkan bahan bekas (sampah). Menurut Kepsek Anton, melalui proses kreatifitas menulis dapat membentuk karakter siswa melalui penanaman nilai rasa cinta terhadap lingkungan.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Rumah Literasi Cermat (RLC) Ngada Emanuel Djomba dan shering pengalaman penulis junior yang juga mahasiswa STKIP Citra Bakti semester akhir, Ade Putra Moses.
 
Emanuel Djomba bersama siswa saat pelatihan
Pada kesempatan pelatihan hari pertama, Djomba menjelaskan  teknik menulis berita dan menulis opini kepada peserta dari beberapa kelas itu. Melaluinya, siswa mendapat gambaran tentang jurnalistik dalam mengembangkan kemampuan dengan tips menulis sederhana sehingga mudah diimplementasikan.

Pada saat pelatihan hari pertama, Djomba juga memberi edukasi kepada para siswa agar memanfaatkan media sosial secara cerdas. Kalau ceroboh menggunakannya beresiko berhadapan dengan hukum.

Diharapakan pelatihan dan pemahaman akan kaidah jurnalistik dapat mencerdaskan siswa agar dapat memproduksi informasi melalui media sosial yang  layak dikonsumsi publik.

"Kita berharap siswa paham tentang kaidah jurnalistik sehingga dapat menyajikan informasi secara akurat dan terhindar dari tindakan penyebaran informasi beraroma hoax. Karenannya siswa harus dibekali dengan ilmu jurnalistik" jelas Djomba.
 
Para siswa semangat dan serius menulis saat pelatihan

Pada hari kedua, Jumat (9/11/2018) siswa mengembangkan mading berbasis bahan bekas (Sampah) dalam proses kreatifitas dengan konten utama tulisan yang dihasilkan saat pelatihan.  "Pelatihan ini diharapkan dapat menghidupkan kembali mading sekolah sekaligus menumbuhkan kreatifitas dalam membentuk karakter siswa," Kata Franky Pety.

Salah seorang siswa, selfiana mengaku senang diberi kesempatan oleh sekolah untuk mengikuti pelatihan ini. Selfi, demikian siswa kelas VIII itu biasa disapa mengatakan, kegiatan ini memacu minatnya dalam menulis.  "Saya senang bisa ikut, karena saya punya hoby menulis. Dengan pelatihan ini saya tau kiat menulis," papar selfi.

Kegiatan pelatihan jurnalistik berbasis mading ini diikuti 30 siswa yang menunjukkan minat yang besar pada proses kreativitas menulis.(R1)***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :