Vigonews

'Kita Selalu Berharap Ada Perubahan', Kata Ny. Nurhayat Saat Penyuluhan Bahaya Napza & HIV/AIDS



Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Wolomeze Ny. Nurhayat S. Belo berharap selalu ada perubahan setelah penyuluhan napza dan penyuluhan HIV/AIDS --  

WOLOMEZE - Desa Wue di Kecamatan Wolomeze bersinergis dengan PKK Kecamatan Wolomeze menggelar berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengembangan sumber daya manusia di desa itu.

Kegiatan itu antara lain penguatan kapasitas pengurus desa siaga dan pembinaan generasi muda melalui penyuluhan tentang bahaya narkoba dan sosialisasi UU perlindungan anak dan pendidikan nilai.

Penyuluhan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda dan remaja menghadirkan Dokter Aurelia A. Lalong dari Puskesmas Natarandang.  Sementara Ny. Nurhayat yang juga tim kesehatan dari Puskesmas Natarandang memberi penyuluhan tentang HIV/AIDS. Kegiatan ini diikuti sekitar 35 peserta dari unsur siswa SMK, karang taruna dan para guru.

Pada sesi ini dokter Lia menjelaskan bahaya penggunaan Napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif). Kegiatan penyuluhan ini  memberikan bekal kepada para siswa usia remaja yang sedang mencari jati diri agar tidak terjerumus ke dalam bahaya narkoba yang mengancam kesehatan dan masa depan.
 
Dokter Aurelia A. Lalong saat penyuluhan napza
Selain itu, membangun kesadaran penuh pemuda dan remaja usia sekolah akan bahaya narkotika dan upaya pencegahannya, serta penanganannya. Memberikan pengetahuan yang komprehensif mengenai narkotika, bahaya yang ditimbulkan dan penanganannya.

Dokter Lia juga menginformasikan tentang kebiasaan merokok dan alkohol pada pemuda dan pelajar dimana kebiasaan yang tampak tak berbahaya ini ternyata mempunya dampak stimulan yang dalam tingkatan tertentu menjadi awal terjerumusnya para pemuda pelajar pada napza dan kesehatan.

Selain itu, merokok juga menyebabkan gangguan kesehatan yang serius pada usia tua. "Waktu muda adik-adik boleh senang-senang tapi waktu tua nanti akan banyak masalah dengan kesehatan. Banyak orang tua datang ke puskesmas memgeluh karena sesak nafas itu juga karena rokok waktu muda," terang dokter Lia.

Bahkan, kata dokter Lia, bisa menyebabkan munculnya banyak gangguan kesehatan. "Jadi pikirkan sekarang, mau senang sekarang tetapi saat tua banyak keluhan atau mau jaga kesehatan dengan tidak merokok," jelasnya.
 
Para siswa yang mengikuti penyuluhan napza dan penyuluhan HIV?AIDS
"Banyak siswa di sini sudah merokok, bukan?," goda dokter Lia kepada peserta yang sebagian besar siswa. Para siswa hanya beradu pandang dengan teman di sebelahnya dan tersenyum. Ternyata sebagian besar siawa sudah terbiasa merokok, demikian juga minun alkohol.

Efek stimulan merokoh dan alkohol, kata dokter Lia juga berdampak ke otak, lambung, paru-paru, hati dan lain-lain. Meski sebenarnya memulai kebiasaan merokok dan alkohol hanya coba-coba, tapi karena pembiasaan itu maka akhirnya menjadi persoalan serius pada kesehatan yang dapat berakibat fatal.

Sementara di bagian lain Ny. Nurhayat memberi gambaran cukup gamblang tentang HIV/AIDS dan penyebabnya. Terutama yang disebabkan oleh sex bebas dan gonta-ganti jarum suntik karena penggunaan narkoba.

Sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS kata Nurhayat terus dilalukan. Hal ini bertujuan untuk mengakhiri infeksi, perlakukan diskriminasi terhadap penderita, dan tidak adalagi kamatian akibat HIV/ AIDS. "Kita selalu berharap kegiatan penyuluhan sacam ini selalu membuahkan perubahan," harap Nurhayat.(ch)***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :