Vigonews

Ini yang Dilakukan Desa Wue untuk Orang Muda dalam Membangun Desa



Desa Wue menyiapkan orang muda sebagai potensi strategis membangun desa melalui pendidikan nilai dan pengenalan potensi diri -- 

WOLOMEZE - Desa Wue di Kecamatan Wolomeze bersinergis dengan PKK Kecamatan Wolomeze menggelar berbagai kegiatan yang bertujuan untuk pengembangan sumber daya manusia di desa itu. Salah satu kegiatan adalah pembinaan generasi muda melalui pendidikan nilai.

Kegiatan pembinaan melalui pendidikan nilai berlangsung, Sabtu (17/11/2018) di aula desa Wue. Lebih dari 30 orang muda mengikuti kegiatan ini, yang melibatkan siswa SMK Reformasi Wolomeze dan Karang Taruna desa Wue.

Sebelumnya, desa Wue juga menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas pengurus desa siaga dan pembinaan generasi muda melalui penyuluhan tentang bahaya narkoba dan sosialisasi UU perlindungan anak.

Kegiatan pendidikan nilai bagi generasi muda di desa Wue ini dipandu oleh  Emanuel Djomba dari Rumah Literasi Cermat (RLC) Ngada. 

Kepala Desa Wue Yohanes Donbosco Lete, saat membuka pelaksanaan kegiatan pendidikan nilai menegaskan pentingnya pendidikan nilai dalam kehidupan generasi muda.

Menurut John Lete, demikian sapaan akrab Kades ini, dewasa ini orang muda semakin tercerabut dari nilai-nilai budaya yang luhur. Nilai-nilai yang bersumber dari kearifan lokal yang dijunjung tinggi dalam masyarakat lokal sudah ditinggalkan orang muda. 

Karenanya, kata John Lete, pemerintah Desa Wue memberi perhatian pada pembinaan orang muda melalui pendidikan nilai untuk membangun potensi orang muda di wilayah ini.
 
Pelatihan orang muda di desa Wue
"Saya berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi orang muda dalam membentuk jati diri sebagai pribadi yang kuat, mengenal potensi dan kekuatan diri serta memiliki akhlak yang baik, sebagai aset dalam membangun desa," katanya.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta agar mengomunikasikan  secara jujur  dan terbuka  tentang nilai-nilai mereka sendiri  kepada orang lain dan membantu peserta menggunakan kemampuan berpikir rasional dan emosional dalam menilai  perasaan, nilai dan tingkah laku mereka sendiri yang bertolak pada kearifan lokal.

Dalam sesi kegiatan yang dipandu oleh Emanuel Djomba dari RLC Ngada,  peserta dibawa dalam proses membentuk citra diri yang positif. Membantu peserta mengenal potensi dan kekuatan yang dapat disinergiskan dalam membangun desa. Mengenal kelemahan juga penting sehingga segera dibenahi manakala kelemahan itu menghambat diri dalam berkreasi.

Diawal sesi, Eman Djomba mengatakan hal penting yang sering diabaikan  oleh banyak orang adalah mengenal diri sendiri. "Kita lebih banyak sibuk menerka orang lain tetapi lupa mengenal diri sendiri. Mestinya kita menjadi sosok yang paling tau tentang diri sendiri," paparnya.

Mengenal diri tidak sebatas nama dan ciri fisik semata, tetapi mampu mengetahui potensi diri, sebagai bahan dasar dalam pengembangan diri. Mengenal sebagai ciptaan yang diciptakan  sesuai dengan citra Allah, yang baik adanya.

Dalam rangkaian kegiatan pengembangan sumber daya manusia di desa Wue menyasar siswa SD, SMP, SMK dan Karang Taruna. Setelah berproses pada komunitas SMK dan karang taruna, kegiatan ini juga menyasar siswa SD dan SMP.

Laporan: Adeputra Moses

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :