Vigonews

Ini Pernyataan Mengejutkan Calon Kepala Desa Bomari Saat Debat



Desa Bomari gelar debat Calon Kepala Desa yang akan bertarung pada pemilihan kepala desa serentak 27 November 2018 mendatang --  

BAJAWA - Dua kandidat Kepala Desa Bomari yang akan bertarung dalam pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Ngada 27 November 2018 mendatang, Kamis (22/11/2018) mengikuti debat dihadapan masyarakat desa Bomari. Dua kandidat itu masing-masing: Pius Liu dan Say Alfonsius.

Debat kepala desa yang baru pertama kali diselenggarakan di Kecamatan Bajawa itu, diawali dengan penyampaian visi dan misi serta program kerja. Disaksikan warga masyarakat desa setempat dan desa tetangga, debat selama lebih dari dua jam itu dipandu Penyiar Radio RSPD Ngada, Merlyn Idju Lalu.

Guna mempertajam visi misi serta program strategis para calon kepala desa itu, panitia mengahdirkan dua panelis, yaitu: Direktur Politeknik St. Wihelmus Boawae, German Yohanes Sola, S.Pt, S.Pd, M.M dan Emanuel Djomba, SS dari Rumah Literasi Cermat (RLC) Ngada dan pemimpin redaksi Media CERMAT, yang juga pemerhati pendidikan dan Ketua Asosiasi Wartawan Ngada (Aswan).

Debat dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Bomari Yohanes Jawa, dihadiri Penjabat Kepala Desa Bomari David Bhara, Ketua BPD Mikhael Dou, dan tokoh masyarakat.

Kedua kandidat dalam visi dan misi menitikberatkan pembangunan bidang ekonomi melalui pengembangan usaha kecil berbasis rumah tangga, menekan angka KK miskin, masalah pengangguran demi menekan tingginya migrasi penduduk dari desa ke kota. Menyoroti masalah pembangunan bidang budaya, pemberdayaan perempuan dan mengatasi masalah putus sekolah melalui pendidikan keterampilan kepada generasi muda.
 
Suasana debat calon kepala desa Bomari
Tampil di ajang debat, tetapi kedua kandidat kades ini tampak santai menanggapi setiap pertanyaan dari moderator dan panelis. Bahkan ketika babak saling lempar pertanyaan, tak ada pernyataan yang terdengar menyengat dari kandidat yang satu kepada kandidat yang lain. Hingga moderator menyudahi sesi debat, debat berlangsung dalam suasana penuh persaudaraan dan damai.

Meski begitu, pada bagian akhir, dua pernyataan penutup kedua kandidat sempat mengejutkan hadirin yang memenuhi aula kantor desa Bomari. Kedua kandidat menyampaikan kontrak politik akan memenuhi semua janji yang disampaikan melalui visi dan misi serta program saat debat, jika terpilih.

Kedua kandidat kades perideo 2018 – 2024 ini juga menyatakan siap mundur, jika dalam waktu tiga tahun tidak mampu memenuhi janji-janji politik yang sudah dikampanyekan. “Kalau dalam tiga tahun saya tidak penuhi, maka saya siap diturunkan dari jabatan kepala desa,” tegas Pius Liu, kandidat nomor urut 1 ini.

Demikian juga ketika Say Lafonsius menyampaikan kontrak politiknya. “Jika saya terpilih, saya siap dikritik dalam menjalankan tugas jika ada yang kurang pas. Dan saya juga siap mundur dari jabatan jika tidak memenuhi janji yang sudah saya sampaikan,” papar Alfonsius, kandidat nomor urut 2.***

Laporan: Mertin Lusi

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :