Vigonews

In Memoriam Jurnalis Johanes Suku



Sang jurnalis itu  telah berpulang. John Suku tutup usia, Senin (16/09/2018) di Kupang. 

Kabar duka itu tidak hanya 'melilit' keluarga, tetapi juga membuat rekan-rekan jurnalis khususnya di Ngada dan Nagekeo terkatup mulut tak percaya.

Sejumlah rekan jurnalis seakan tak percaya. Betapa tidak hari-hari terakhir sempat saling kontak. Itu diakui wartawan Flores Pos Biro Ngada Wim de Rosari dan perwakilan Pos Kupang di Bajawa Yani Kao.

Wim, setelah merelease informasi duka itu melalui akun FB miliknya kemudian menelpon sesama jurnalis. Dia juga menyampaikan berita duka itu kepada Ketua Asosiasi Wartawan Ngada (Aswan) Emanuel Djomba. Wim sendiri tak kuasa menahan sedih. Terdengar suaranya bergetar di balik telepon. 

Wartawan Voxntt, Arton Togo juga tak kuasa menyembunyikan kesedihan. Saat nelepon rekan-rekan jurnalis, suaranya juga terdengar bergetar. Demikian juga Koresponden TV One di Bajawa Nano Riberu tak kuasa menyembunyikan sedihnya.

Sosok John Suku - pemilik akun FB - Surya Saputra, itu memang dekat dengan sesama jurnalis. Itu yang membuat sosok yang lugas bekomunikasi ini dikenang.

Wim de Rosari mengenal almarhum sejak masa kecil di kota kelahiran mereka, Boawae, Kabupaten Nagekeo. Kedekatan keduanya kemudian berlanjut setelah sama-sama bergelut di dunia pers sebagai jurnalis.

Wim mengisahkan, perjalanan jurnalistik almarhum ketika menjadi Komposing Harian Umum Pos Kupang selepas pendidikan di Politeknik Kupang. Namun kemudian almarhum pulang kampung halamannya di Boawae, kabupaten Nagekeo.

Almarhum kemudian mendirikan sebuah Radio yang diberi nama Surya FM sekaligus juga membuka usaha Servis Komputer. 

Selain mengurus radio, almarhum tercatat pernah menjadi wartawan Surya Flores, anggota Panwas Ngada, Direktur Penyiaran pada RSPD Ngada dan terakhir sebagai wartawan Harian Umum Flores Pos.

Menjelang akhir hidupnya, almarhum lebih sering berada di Kupang mendampingi putranya mengikuti test Polisi dan kembali ke Bajawa setelah anaknya lulus menjadi Polisi. 

Almarhum John Suku meninggalkan istri Alfonsa Goa dan dua orang anak Kania Suku yang sedang kuliah di Kupang dan Rama Suku yang saat ini sedang mengikuti Pendidikan di Sekolah Polisi Negara Kupang. 

Kesan untuk Sang Jurnalis

Bagi wartawan Voxntt, Arton Togo, almarhum itu orang baik. Sebagai junior di dunia media, Arton mengaku banyak belajar menulis dari almarhum.

"Waktu kami masih sama-sama di Flores Pos, almarhum selalu ajar saya bagaimana menulis yang baik," kesan Arton.

Bahkan, tambah Arton, setelah tidak bekerja di Flores Pos, almarhum senantiasa mensuport dan memberi motivasi tentang jurnalis yang profesional. "Bahkan kami sering berdiskusi tentang tugas-tugas jurnalisme," kata Arton.

Sementara Ketua Aswan dan jurnalis senior Ngada Emanuel Djomba berkesan, almarhum John Suku sebagai sosok jurnalis yang produktif. "Dia jurnalis yang produktif dalam menulis. Dia juga ulet dan giat dalam mengemban tugas jurnalistiknya," kata Djomba.

Almarhum John Suku, kata dia, yang telah mendorong agar para jurnalis lokal di Ngada berguyub dalam satu wadah bernama Aswan. Dan sejak tahun 2014 almarhum aktif dalam organisasi ini.

Sosok almarhum dekat dengan banyak kalangan. Komunikasinya lugas dan selalu membangun diskusi tentang berbagai isu lokal bersama sesama jurnalis. Semasa menjadi wartawan, dia jurnalis yang kritis namun tetap menjaga relasi dengan narasumber.

Memurut Djomba, almarhum sempat merancang terbitan di kabupaten Nagekeo. Diskusi sudah dilakukan beberapa kali. Apa yang direncanakan almarhum ini sebagi bentuk kepeduliannya terhadap pemgembangan informasi bagi publik lokal.

Namun cita-citanya ini belum sampai terwujud hingga hari dia dipanggil pulang Sang Pemilik kehidupan.

Kamis (19/09/2018) sang jurnalis diantar ke peristirahatan terakhir dalam duka yang mendalam. Sesama jurnalis dari Ngada dan Nagekeo larut dalam duka saat mengantar rekan mereka ke peristirahatan terakhir.

Selamat jalan kawan. Kami ingat, dengan pena engkau pernah menggores sejarah dalam gatra. Tunai sudah tugasmu, kebahagiaan abadi menyongsongmu.(001)***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :