Vigonews

Refleksi: 25 Tahun Kaul Kebiaraan Sr. Aurelia Yustina Awi Mole, SSpS



Sebuah refleksi
Oleh   : Bonefasius Zanda

Suster (Sr) Aurelia Yustina Awi Mole, SSpS merayakan syukur 25 tahun kaul kebiaraan, Jumat (13/7/2018) di kampung Radha, kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Syukur kaul kebiaraan merefleksi tema: “Tuhan kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu itu adalah perkataan  hidup yang kekal".

Tema ini mau menegaskan bahawa ikatan emosional yang teguh antara murid dan guru. Ikatan emosional inilah yang menjadi dasar hidup para murid yang sepenuhnya mengandalkan Tuhan. Sebaliknya, dasar ini pula yang menjadi kekuatan Suster dalam setiap karya pelayananya. Mengantar  Suster untuk bekerja tanpa mengeluh bersama orang kecil. Hal ini terbukti dalam semangat Suster yang melayani banyak orang di Rusia. Negara komunis yang bagi sebagian orang sangat takut. Namun tidak bagi Suster Aurelia. Justru sebaliknya, situasi dan berbagai tantangan ini, telah menjadi pupuk yang menyuburkan panggilanya hingga kini.

Bahwa, bagi Tuhan 25 tahun hidup membiara adalah waktu yang sangat singkat. Namun menurut takaran manusiawi, 25 tahun adalah waktu yang sangat lama. Bahkan ada kejenuhan, tantangan berat yang bisa saja dapat menjauhkan Suster dari panggilan sucinya itu.

Sebagai seorang biarawati, Ia sungguh kuat bagai karang untuk menantang tantangan di Negeri Rusia. Berpihak pada orang kecil telah Ia ejawantahkan dalam hidup dan pelayananya.

Terbukti, sebagai seorang Suster yang adalah juga perawat, Ia mencoba melakukan penelitian tentang hubungan emosional antara pasien yang sekarat dengan profesionalisme para perawat. Apakah seorang pasien yang tak berdaya harus dilayani dengan takaran nominal atau angka uang? Ataukah harus dengan ikatan emosional kemanusiaan kita? Karena sering fakta berkata lain. Seringkali, oleh karena kerakusan akan uang, hati dan pelayanan menjadi tumpul. Akhirnya, butah mata dan hati, tak terbantahkan.

Fakta pelayan destruktif yang lebih mengedepankan uang daripada kemanusiaan inilah yang membuat Suster terpanggil untuk melakukan penelitian dan pada akhirnya mampu mengubah perilaku buruk yang sudah membudaya di kalangan masyarakat umumnya dan dunia kesehatan pada umumnya.

Semoga, kita juga terpanggil untuk situasi ini, tidak hanya bagi Suster tetapi menjadi tanggung jawab publik. Proficiat, Sr. Aurelia. Kuatlah  dalam menjawabi panggilan Tuhan. Dan kami akan terus mendukung dalam doa dan cara kami masing-masing***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :