Vigonews

Desa Denatana di Kecamatan Wolomeze Menuju STBM

Desa Denatana siap laksanakan lima pilar STBM

WOLOMEZE, VIGONEWS.COM - Sosialisasi dan Pembentukan Tim STBM berlangsung di Desa Denatana Kecamatan Wolomeze, Kamis (07/06/2018).

Sosialisasi itu disampaikan Staf Bidang Kesehatan Lingkungan (Kesling) Promosi Kesehatan (Promkes) Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada, Emirensiana Tay didampingi Mentor Dinkes Yohanes Don Bosko Ponong, yang mewakili Kepala Puskesmas Natarandang Ny. Nurhayat S. Belo dan staf.

Berita terkait:
‘STBM Masih Dianggap Sepele’, Kata Emirensiana Tay dari Kesling Promkes Ngada

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Denatana, Bruno Wanggol. Diikuti para kader PKK, Posyandu, para RT, dusun,  dan perangkat desa dan para tokoh masyarakat.


Saat membuka kegiatan, Kepala Desa Denatana Bruno Wanggol minta para pakder, perangkat desa dan para tokoh agar dapat mengikuti kegiatan sehingga mempunyai gambaran yang jelas tentang STBM.

Ditegaskan, kegiatan sosialisasi ini sangat penting agar masyarakat memiliki pemahaman yang jelas tentang hidup sehat secara mandiri berbasis STBM. 
 
Buruno Wanggol mengawali tanatangan kesepakatan pelakasanaan STBM di desanya
"Jadi saya sangat berharap pesera mencermati penjelasan materi sehingga kita punya pemahaman yang jelas tentang hidup sehat dan upaya apa saja yang harua dilakukan segera," tegas Bruno.

Kegiatan yang berlangsung sehari itu juga membahas Rencana Kegiatan Tindak Lanjut (RKTL) tentang pelaksanaan STBM di desa itu. Untuk suksesnya penerapan STBM dibentuklah tim STBM yang melibatkan berbagai elemen di desa itu, dengan ketua tim STBM terpilih Veronika Retuk.

Pada kesempatan itu, Veronika Retuk mengatakan timnya siap melaksanakan lima pilar STBM dan dia menargetkan setahun ke depan sudah menjadi desa STBM. Sehingga, kata Veronika, Juni tahun 2019, Desa Denatana sudah bisa dideklarasikan menjadi desa STBM.
 
Dari kiri: Bruno Wanggol, Yohanes Don Bosko Ponong dan Ny. Nurhayat S. Belo
Sebagai wujud komitmen bersama, maka berbagai elemen di desa itu menandatangi kesepakatan pelaksanaan STBM di Desa Denatana. Di antara yang menandatangani itu adalah Ketua Tim STBM Veronika Retuk, Kepala Desa Bruno Wanggol, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Wolomeze Ny. Nurhayat S. Belo, Mentor Kesehatan Yohanes Don Bosko Ponong, Staf Kesling Promkes Dinkes Ngada Emirensiana Tay dan sejumlah perangkat lainnya.

Sebelum Kepala Desa Denatana Bruno Wanggol menutup kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Nurhayat S. Belo mengingatkan agar Tim STBM yang sudah terbentuk dapat bekerja serius sehingga target setahun ke depan mendeklarasikan desa STBM dapat terwujud.

Nurhayat juga menegaskan, bahwa di antara lima pilar STB itu sebenarnya menjadi bagian dari spirit PKK. Karena itu, dia menegaskan agar tim dapat memaksimal kerja demi terwujudnya desa STBM. Menurutnya, dengan melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui STBM maupun PKK dapat meningkatkan derajat kesehatan keluarga, sehingga angka kematian bayi juga bisa diatasi kalau dalam masyarakat ada kesadaran hidup sehat. Karena kata Nurhayat lagi, angka kematian bayi di Wolomeze masih terjadi. 

Intervensi Dana Desa

Desa Denatana ada 400 jiwa, yang terdiri atas 77 KK dan 63 rumah. Dari jumlah itu tercatat 49 rumah yang memenuhi syarat kesehatan dan 14 rumah yang belum memenuhi syarat kesehatan. 56 rumah di antaranya yang sudah memiliki jamban sehat, dan 7 rumah lainnya belum memiliki jamban sehat. Sementara jumlah tempat sampah 49 dan yang belum memiliki tempat sampah 7.

Pada kesempatan itu, Mentor Dinas Kesehatan, Yohanes Don Bosko Ponong mengatakan guna mempercepat gerakan STBM, perlu ada intervensi dana desa untuk membiayai pengadaan baik rumah sehat, jamban sehat dan sarana lainnya bagi warga yang tidak mampu.

"Dana desa bisa juga untuk program jambanisasi dan rumah sehat bagi warga yang tidak mampu. Sehingga kita berharap dapat mempercepat harapan dideklarasikannya sebagai desa STBM," jelas Bosko.

Ditegaskan Bosko, jamban sehat sebagai salah satu pilar STBM yakni tidak membuang air besar sembarangn merupakan ukuran martabat seseorang. "Jamban sehat dan hidup sehat adalah martabat kita," tegasnya.(ch)***


Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :