Vigonews

Pater John Preta, OCD: Pulang ke KUB Kita Harus ‘Kudeta’



Lorry Goja dan P. John Preta, OCD bicara di Kegiatan Fungsionaris Pastoral. -  

BAJAWA, VIGONEWS.COM - “Pulang kita harus kudeta!,” demikian yang diungkapkan Pastor Paroki St. Yoseph Bajawa, John Preta,OCD saat menutup kegiatan tri hari pembekalan, penguatan  fungsionaris pastoral se-Paroki St. Yoseph Bajawa (06/05/2018) di Biara OCD – Bogenga Bajawa.

Pater Jhon, menegaskan bahwa KUDETA yang dimaksud adalah Kurban Dedikasi dan Tanggung Jawab. “Pulang dari sini kita bawa dan kita buat di KUB yang sebagai Gereja akar rumput”. Dan sesuai dengan sasaran gereja, KUB adalah fokus dan Lokus dari gereja Umat Allah. 

Dia mengapresiasi tim Puspas Keuskupan Agung Ende yang hadir memenuhi undangan DPP Paroki St. Yoseph Bajawa yang telah memberikan materi dan penguatan para Fungsionaris Pastoral Paroki St. Yhoseph Bajawa.

Sementara itu, mewakili DPP Paroki St. Yosef dan seluruh Fungsionaris Pastoral yang hadir, Lorry Godja dalam sambutannya, mengingatkan pentingnya fungsionaris pastoral memahami  bahwa tugas yang diemban adalah keterpanggilan dan perutusan Allah di tengah-tengah umatnya.

Menurut Lorry Godja, urusan Gereja adalah urusan yang kekal dan abadi, maka itu mesti dijalankan dari hati dan ketulusan sehingga, urusan gereja bukan sesuatu beban tetapi prioritas hidup menuju ke-Ilahia-an. Sedangkan urusan duniawi itu hanyalah sesaat. 

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 4 - 6 Mei 2018 di biara OCD Bogenga Bajawa ini mencakupi berbagai materi pembekalan dan penguatan bagi fungsionaris pastoral, berkaitan dengan hal-hal seperti: pertama, pelayanan astoral umat Allah. Hal ini untuk menegaskan bahwa karya pastoral adalah “karya bersama” umat, dapat bermanfaat membangun kesadaran: bahwa Gereja selalu berusaha (=berubah!) untuk menjawabi kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan umat, dan pelayanannya lewat berbagai program kerja dan kegiatan adalah upaya-upaya membangun persatuan dan suasana kekeluargaan di tengah umat dan masyarakat dunia dalam perjuangan menata kehidupan. arah pastoral yang mengungkapkan cita-cita umat.

Kedua, berkaitan dengan ppiritualitas pelayanan, yang bersumber pada daya dan kekuatan Allah, yang menerangi identitas masing-masing fungsionaris pastoral dari dalam, dan mempengaruhi FP dalam relasinya dengan Tuhan dan sesama yang pada gilirannya memberi daya kepada setiap FP dalam melaksanakan kegiatan pastoral. 

Ketiga: berkaitan dengan karakteristik organisasi Gereja, dimana Paroki sebagai salah satu organisasi Gereja mempunyai karakteristik tersendiri. Karakteristik tersebut terutama menyangkut:  Kepemilikan aset paroki dan keuskupan; ujuan pastoral gereja; sumber daya yang digunakan untuk melakukan aktivitas karya pastoral yaitu: menyelenggarakan ibadat ilahi, pewartaan, pelayanan, amal kasih terutama kepada mereka yang kecil, lemah miskin dan tersingkir.
 
Peserta kegiatan penguatan fungsionaris pastoral
Unsur-unsur dasar KUB/KBG

Pertama: Persekutuan. Persatuan  antar  anggota. Tetap bersatu dgn KUB lain, Lingkungan/Stasi, Paroki, Keuskupan dan Gereja sejagad (membangun persatuan, persaudaraan, organisme, tidak kelewat utamakan  organisasi).

Kedua: sabda Allah. Sebagai pedoman hidup, kerja dan pelayanan (nilai injili harus menjadi warna kehidupan). Ketiga: Pastoral. Tetap bersatu dengan gembala yang syah.

Kedua: Perjuangan. Membicarakan dan menangani masalah hidup bersama, terutama perhatian khusus kepada yang miskin dan  terpinggirkan (komunitas perjuangan).

Administrasi Keuangan di KUB

Administrasi keuangan mencakup sumber daya keuangan, bagaimana uang itu digunakan (Managemen), bagaimana pencatatannya, pelaporannya dan pemeriksaannya (Administrasi).

Salah seorang Fungsionari Pastoral, Thobias Kila,  KUB Ratu Surga-Stasi San Juan Ngedukelu mengatakan, kegiatan ini sangat penting karena dibekali landasan spiritual untuk melayani dalam tugas yang dipercayakan. Dalam melayani tidak berdasarkan kehendak sendiri melainkan kehendak dan maksud Allah.

Ini pengalaman baru kita dibekali dengan hal-hal yang seharusnya dilakukan dan dijalani sebagai umat gereja. Selama ini yang dilakukan adalah apa yang ada di pikiran kita, dan inilah yang sebenarnya seperti yang disampaikan tim Pusat Pastoral KAE, mudah-mudahan dalam melayani penuh dengan ketulusan hati.

Mengakhiri pertemuan, Romo Aleks Tabe, yang hadir bersama kedua rekannya Rd Fery Dedhu,Pr dan Rd Kristo Wuwur,Pr. menegaskan bahwa kontribusi yang berarti bagi gereja adalah dari KUB karena Gereja adalah umat Allah dan Gereja itu ada di KUB/KBG.

Rd Aleks Tabe, Pr mengapresiasi langkah Pastoral Paroki St. Yoesph bajawa yang mempunyai kepekaan akan kebutuhan paroki, stasi, lingkungan lebih-lebih di KUB-KUB se-Paroki St. Yoseph Bajawa,

“Saya salut dengan kerja Pater Jhon Preta,OCD dan rekan-rekan DPP paroki bersama seluruh Fungsionaris Pastoral yang sangat kompak ini, kiranya ini menjadi gerakan bersama menuju gereja yang maju berkembang bagi Tuhan di tengah-tengah dunia,” kata Rd. Aleks Tabe.***

Laporan: Uno Ignatio

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :