Vigonews

Memperingati Hardiknas, RBV Gelar Lomba Anak Visioner



Kegiatan lomba meriahkan Hardiknas 2018 di Rumah Belajar Visioner. -  

BAJAWA, VIGONEWS.COM – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mey, bukan sekedar seremonial.  Hal itu yang kemudian menggerakan pengelola Rumah Belajar Visioner (RBV) Bajawa menggelar lomba anak visioner, Selasa (01/05/2018).

Semangat Hardiknas diinternalisasikan melalui berbagai jenis lomba, seperti: Lomba mewarnai, menggambar, lomba baca puisi, lomba pidato bahasa Inggris, yang diikuti anak-anak PAUD, SD, SMP dan SMA di kota Bajawa dan sekitarnya.

Lomba yang mengedepankan tema:’ Membangun Generasi yang Visioner’ itu mendapat perhatian dari berbagai kalangan, baik orang tua siswa, masyarakat sekitar, para pegiat literasi bahkan berbagai pihak yang secara langsung mensponsori kegiatan ini.

Lomba yang dimulai pkl. 09.00 wita – pkl 14.30, disiarkan secara langsung Radio Pemulihan Kasih (RPK) Bajawa dan  link live streaming itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngada, Vinsensius Milo. Hadir pada saat itu Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agpena) Cabang Ngada, Ignatio Sabinus Satu, dan Pemimpin Redaksi Majalah CERMAT Emanuel Djomba yang juga tuan Rumah Literasi Cermat (RLC). Keduanya sekaligus menjadi juri pada kegiatan perlombaan ini.
 
Anak -anak Visioner meriahkan Hardiknas 2018
Para peserta yang juga anak PAUD dan para siswa sekolah itu sudah datang di RBV, jalan Hobonaru sejak pagi, meski acara baru dimulai pada pkl. 09.00 wita. Peserta penuh semangat ke RBV dengan mengenakan kaos berwarna putih yang disiapkan panitia bertuliskan ‘VISIONER’.

Jelang pembukaan, anak-anak tampak tak bergeming hingga melewati tahapan kegiatan demi kegiatan. Setelah pihak pengelola, Piter Paju menyapa para hadirin, Kadis Pendidikan Vinsensius Milo membuka kegiatan lomba anak visioner di panggung permanen depan RBV.

Setelah dibuka secara resmi, anak-anak peserta lomba dipanggil namanya satu persatu lengkap dengan nomor undian. Dari nama-nama mereka diketahui asal dan latar belakang anak-anak dari berbagai suku dan agama. Namun di sini mereka menyatu dalam satu visi, menjadi anak yang visioner untuk generasi emas Indonesia.

Semangat  generasi visioner ini tak surut hingga akhir kegiatan saat diumumkan hasil perlombaan seharian itu. Selain hadiah trofi, kepada para pemenang juga mendapat hadiah uang, dan bingkisan dari salah satu sponsor.

Wajah Pendidikan

Pengelola RBV, Piter Paju dalam sapaannya mengatakan menyiapkan generasi visioner untuk Indonesia menjadi tugas semua elemen. Karena itu RBV sebagai salah satu elemen dari masyarakat di Ngada terpanggil untuk mengambil bagian dalam pendidikan dan kegiatan lomba seperti ini.
 
Piter Paju
“Dengan membangun generasi visioner, kita membangun impian bahwa ke depan akan lahir generasi yang berkarakter unggul. Generasi yang bukan hanya pintar tetapi juga berkarakter kuat. Sebenarnya tidak ada orang yang bodoh, karena kita dirancang oleh Tuhan dari dalam kadungan ibu sebagai manusia terbaik,” katanya.

Sementara Kadis Pendidikan Vinsensius Milo sesaat setelah membuka kegiatan secara resmi, memberi apresiasi kepada RBV dengan seluruh daya dukungnya yang secara khusus membaktikan diri pada pendidikan anak-anak usia dini.

Menurut Visensius, usia dini dikenal sebagai golden age – usia  anak pada masa-masa awal hidupnya di dunia.  Usia tersebut berada pada perkembangan terbaik untuk fisik dan otak anak. Kaenanya, pada usia ini mesti diisi dengan pendidikan melalui penanaman nilai dan pembentukan karakter yang maksimal. Harapannya generasi ini akan terbentuk menjadi insan yang berkarakter unggul.
 
Vinsensius Milo
Vinsensius juga menyinggung, bahwa wajah pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan dengan pintar  ilmu yang ditandai dengan angka-angka. Tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan memiliki kecakapan dalam mengembangkan diri kelak.

Menurut Vinsensius, mengambil bagian dalam pendidikan anak usia  dini adalah mencapai hal besar melalui pekerjaan yang kecil, namun membutuhkan fokus, perhatian dan pengorbanan yang sungguh.

Sementara tuan Rumah Literasi Cermat (RLC) yang juga pemimpin Redaksi Majalah Pendidikan CERMAT, Emanuel Djomba juga memberi apresiasi kepada  RBV yang menggelar kegiatan ini dan secara konsisten memerhatikan pendidikan anak di Ngada, khususnya di kota Bajawa.

Lomba, kata Djomba mesti dimaknai sebagai ajang untuk melatih anak sejak dini terbiasa berkompetisi. Nilai yang mau ditanamkan kepada anak-anak, bahwa tidak ada sesuatu yang dicapai tanpa perjuangan.
 
Emanuel Djomba
Menurut Djomba, harus pula disadari bahwa melalui kompetisi, anak dilatih untuk memiliki kompetensi. Penanaman nilai dan pembentukan karakter adalah kompetensi  yang harus dimiki anak dan ditanamkan sejak dini. Untuk mencapai kompetensi itu salah satunya dicapai melalui berbagai kompetisi.

“Jadi melalui kompetisi, akan terbentuklah kompetensi. Pendidikan mesti punya alat ukur yakni ruang kompetisi itu. Dan kegiatan yang dilakukan RBV adalah ruang yang diciptakan sebagai alat  ukur kompetensi anak,” kata Djomba dalam pesan penutup kegiatan itu.***

Laporan: Bonefasius Zanda

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :

1 komentar:

Write komentar
Sally
AUTHOR
4 May 2018 at 19:03 delete

Salut dan sukses buat semua yg berkontribusi dalam kegiatan ini. KECIL tapi HEBAT. Semoga kelak akan melahirkan generasi unggul berkualitas, cerdas berkarakter dan visioner. Mantap !!!

Reply
avatar