Vigonews

Kisah 1,5 Hari di SMPN 2 Bajawa

Kepala SMPN 2 Bajawa, Petrus Frans Suri, S.Pd - 

BAJAWA, VIGONEWS.COM – Ini  cerita menarik dari SMPN 2 Bajawa. Sekolah yang terletak di Jalan Soekarno – Hatta  kota Bajawa itu menjadi salah satu dari dua SMP ngeri yang diminati calon siswa dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Bajawa, maupun luar kota.

Sekolah ini juga pegang rekor kalau mau dekat-dekat tahun ajaran baru. Diserbu calon siswa sudah pasti. Bahkan ada yang nekat tunda lanjut ke tingkat SMP bila terlambat daftar karena kuota yang ditetapkan sekolah sangat terbatas. Yang daftar bisa sampai 400, sementara diterima hanya 200 orang.  “Karena memang mereka sangat ingin masuk di sekolah ini. Makannya ada yang bilang, kalau tidak terima kami tunggu tahun depan saja. Padahal pendaftaran sudah tutup,” kata Kepsek Petrus Frans Suri, S.Pd, Jumat (25/05/2018).

Waktu pendaftaran yang diumumkan pihak sekolah 14 – 18 Mey. Namun belum lagi sampai tanggal 18 jumlah yang daftar sudah meluber. Tidak heran dalam waktu 1,5 hari sudah 200 calon siswa terdaftar. Memang serba salah, diumumkan hingga tanggal 18 Mey, namun baru hari kedua siswa sudah banyak yang daftar. Tidak heran ada yang komplin.

Menurut Kepala Sekolah, ada siswa yang masih dalam daftar tunggu, sambil menunggu jawal daftar ulang pada tanggal 2 Juli mendatang. Katanya, “biasanya pada saat daftar ulang ada saja yang tidak mendaftar kembali ada juga yang tidak memasukan berkas. Tapi biasanya tidak banyak; sekitar 15 – 20 orang saja. Karena itu di atas kuota sekolah yang diterima kita menyarankan bisa daftar sekolah lainnya.”

Selain itu, ada kesepakatan antar kepala sekolah supaya membatasi jumlah yang diterima, menjaga kemungkinan ada sekolah yang kekurangan siswa. Karena memang sekarang sekolah sudah makin banyak. Diharapkan dari pembatasan kuota bisa ada pemerataan. Juga ada aturan zonasi, dimana siswa disarankan untuk daftar ke sekolah terdekat.

Hanya soal pembatasan kuota untuk di SMPN 2 Bajawa ini disesuikan dengan kapasitas ruangan yang tersedia. Hanya ada juga kepala sekolah dasar tetap keberatan dengan pembatasan penerimaan jumlah siswa, karena memilih sekolah itu menjadi hak anak.(ch)***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :