Vigonews

Kadispora Ngada Buka Turnamen Futsal ‘Spensa Cup’ IV



Kadispora Kabupaten Ngada, Drs Frans Wogha membuka turnamen Futsal Spensa Cup IV dengan menendang bola pertama. -  

BAJAWA, VIGONEWS.COM – Perhelatan tahunan Turnamen Futsal Spensa Cup kembali digelar. Senin (14/05/2018),  turnamen antar siswa SD di Bajawa dan sekitarnya itu dibuka secara resmi  oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngada, Fransiskus Wogha.

Laporan kontributor vigonews.com - Uno Ignatio menyebutkan, gelar turnamen yang paling ditunggu-tunggu itu diikuti 21 tim futsal dari 14 sekolah. Sejak turnamen ini digelar empat tahun silam, menyedot perhatian para jawara futsal dari berbagai sekolah dasar di Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada. Tidak heran jika pada perhelatan Futsal Spensa  IV tahun 2018 semakin banyak peserta turun meramaikannya.

Para peserta yang kini sedang berlaga di ajang futsal bergengsi di kalangan siswa, masing-msing:  SDK Regina Pacis, SDK Bejo, SDK Ngedukelu, SDK Kisanata, SDK Naru, SDI Bajawa. Setiap sekolah ini  mengutus dua tim sedangkan  SDI Bogenga, SDN Watutura, SDI Lebijaga, SDK Tanalodu, SDI Bobou, SDK Pape, SDN Radha, SDI Loboleke mengutus masing-masing satu tim.

Serenomial pembukaan Futsal Spensa Cup IV berlangsung , Senin lalu di lapangan SMPN 1 Bajawa. Kemeriahan prosesi pembukaan dihibur band dari SMAK Regina Pacis Bajawa dibawah asuhan Alfons Baba dan Boy Zanda.
 
Frans Wogha saat membuka Futsal Spensa Cup IV
Kadis Pora Ngada, Fransiskus Wogha dalam sambutannya, mengungkapkan apresiasi kepada kepala sekolah, panitia OSIS, guru dan pegawai SMPN 1 Bajawa yang sudah menyelenggarakan turnamen futsal ini, “ini sudah tahun ke-empat, dan SMPN 1 luar biasa!” ungkapnya.

Lebih lanjut Frans Wogha menegaskan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjalani turnamen ini. Pertama, kepada atlet, bahwa lawan yang paling berat adalah diri sendiri. Atlet harus berjuang mengatasi rasa pesimis, mau menang sendiri, hindari kekerasan fisik dan harus menguatamakan rasa persudaraan.

Kedua:  bagi para official agar senantiasa menjunjung tinggi sportifitas, solidaritas serta menghormati setiap keputusan wasit. Ketiga:  bagi panitia, wasit dan seluruh perangkat pertandingan agar senantiasa menjalankan pertandingan secara profesional, adil dan bertanggung jawab.

Menutup sambutannya, Frans Wogha mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini, ia berharap kegiatan ini tetap dipertahankan dan dilaksanakan secara reguler setiap tahun.
 
Para peserta turnamen
Kepala SMPN 1 Bajawa, Maria C. Imelda di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa terselenggaranya turnamen ini bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak Ngada di Kecamatan Bajawa khususnya untuk menyalurkan bakat talenta yang dimiliki.

“Sepak bola sangat identik dengan Ngada yang merupakan lumbung pesepak bola NTT, Ngada sudah menghasilkan banyak pemain diberbagai level, baik lokal, provinsi maupun nasional dan sepak bola juga sebagai wadah menunjukkan jati diri orang Ngada, olehnya itu untuk menumbuhkan bakat-bakat muda Ngada, maka kami ciptakan ruang turnamen futsal ini. Orang Ngada ada dimana-mana jago main bola, dan hebat di NTT bahkan Nasional” ungkap Imelda.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Bajawa Yustinus Minggu, Kabid Olahraga Dinas Pora Kabupaten Ngada Yohanes Djawa, para Kepala SD se-Kecamatan Bajawa, Official dan pendamping dari masing-masing tim peserta turnamen. Turnamen ini akan berlangsung sejak 14 - 21 Mei 2018.***

Laporan:  Uno Ignatio

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :