Vigonews

Aktivis Komsos Harus Menjadi ‘Tangan’ Memperpanjang Warta Kebenaran



Kegiatan Komsos di Jerebuu juga diwarnai nonton bareng film pendek produksi aktivis Komsos -  

JEREBU’U, VIGONEWS.COM – Aktivis Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Ende harus menjadi ‘tangan’ gereja untuk memperpanjang pewartaan, dan menjadi corong mewartakan kebenaran.

Demikian dikemukakan Ketua Komsos Keuskupan Agung Ende (KAE) Rm.Yohanes B.A Kotten, Pr dalam khotbah ketika memimpin misa Hari Komunikasi Sosial sedunia di Gereja Paroki St. Paulus Rasul Bangsa-Bangsa di Jerebuu, Minggu (13/05/2018).

Untuk tugas itu, Rm. Yohanes B.A Kotten, Pr dalam misa kudus secara khusus mendoakan dan memberi berkat perutusan kepada para aktivis Komsos sebelum kembali ke paroki masing-masing.

Berita terkait: Wawancara Ketua Komisi Komsos KAE, RD.Yohanes B.A Kotten, Pr Pada Hari Komunikasi Sedunia 2018

Di tengah keprihatinan global, kata Rm. Yetra – demikian dia biasa disapa – menggugah para aktivis Komsos, baik jurnalis professional maupun relawan untuk mewartakan kebenaran melalui jurnalisme damai.  Peran yang dimainkan para aktivis Komsos itu, kata Rm. Yetra adalah menjadi tangan-tangan untuk mewartakan kebenaran, karena kebenaran akan membebaskan.

Apa yang dikemukakan Rm. Yetra ini didorong oleh keprihatinan Gereja sebagaimana disampaikan Paus Fransisiskus - terhadap situasi dunia dewasa ini yang diwarnai berita/informasi palsu. Keprihatinan Gereja itu menjadi keprihatinan gereja sejagat yang kemudian pada hari Komunikasi seduia tahun ini mengemasnya dalam tema: ‘Memerangi Berita Palsu dengan Jurnalisme Damai.’

Mengingat dampak perpecahan yang disebabkan oleh berita palsu, Paus Fransiskus menekankan pentingnya menyampaikan pesan kebenaran, dan itu dituangkan dalam pesan Hari Komunikasi Sedunia.

Pesan itu menekankan perlunya mempelajari sebab dan akibat dari informasi yang tidak benar dan mempromosikan jurnalistik yang profesional, yang selalu mencari kebenaran sehingga tercipta perdamaian dan pemahaman di dunia.

Sekitar 80 aktivis Komsos KAE hadir dalam perayaan Hari Komunikasi Sedunia di Jerebu’u. Peserta dari berbagai paroki itu sudah tiba di kecamatan yang dikenal dengan obyek wisata budaya megalit itu, Sabtu (12/05/2018).
 
Sosok dibalik gebrakan Komsos KAE.
Para aktivis Komsos melakukan life ini di paroki ini dalam rangkaian pleno kegiatan Komsos KAE bersama momen hari komunikasi sedunia. Sebelumnya ada kegiatan nonton bareng film pendek yang diproduksi oleh Komsos Paroki Jerebuu – seputar profil paroki itu, sejumlah film pendek dari komsos KAE maupun Komsos paroki lainnya.

Flm pendek itu merupakan hasil dari dua kali pelatihan (penguatan) yang sudah dilakukan sebelumnya baik di Ende maupun di Aimere, Ngada. Menurut Rm. Yetra, selain mendukung  program jurnalistik yang memberitakan berbagai kegiatan di berbagai paroki, aktivis Komsos yang sudah deberi bekal dengan pelatihan itu mampu memproduksi film-film pendek untuk mendukung kegiatan katekese.

Dikatakan Rm. Yetra,  kecakapan produksi video jurnalistik diharapkan menjadi kanal informasi pastoral dan bentuk-bentuk katekese umat. “Di era digital seperti ini, memang diperlukan cara-cara baru dalam menyampaikan katekese kepada umat. Umat tidak saja disuruh membaca. Kalau kiat ini jenuh, maka perlu menemukan kiat lain sehingga katekese tetap menarik,” kata Rm. Yetra menjawab vigonews.com saat diwawancara.

Dia berharap, kegiatan pleno yang dirangkaikan dengan kunjungan ke obyek wisata akan memberi suasana baru yang terus menyemangati aktivis Komsos dalam mewartakan kebenaran di tengah dunia.

Promosi Obyek Wisata

Pada hari kedua, kegiatan para Aktivis Komsos  KAE juga diisi dengan road show ke sejumlah obyek wisata budaya, seperti Tololela, Gurusina dan Bena. Di tiga kampung yang masih terjaga keasliannya itu, membangkitkan inspirasi bagi para aktivis Komsos. Di sini mereka membuat gambar untuk diproduksi video jurnalistik.
 
Kunjungan ke kampung tradisional Tololela
Kunjungan ke obyek wisata, kata salah seorang tokoh muda Jerebu’u, Ivan Bigu, yang menyertai rombongan Komsos,  sangat bermanfaat. Melalui kegiatan jurnalistik di beberapa obyek wisata, para aktivis Komsos sudah mempromosikan obyek wisata itu ke dunia luar melalui video jurnalistik mereka.

Ivan memberi apresiasi kepada aktivis Komsos yang memilih kegiatan di Jerebu’u yang salah satunya mengunjungi obyek wisata budaya. “Sebagai orang Jerebuu, saya beri apresiasi kepada Komsos KAE yang memilih tempat kegiatan di Jerebuu. Ini juga bagian dari promosi ke dunia luar,” kata Ivan menjawab vigonews.com di sela-sela kunjungan ke obyek wisata.

Pastor Paroki Jerebuu, Rm. Peter Day,Pr  menyampaikan apresiasi atas kegiatan Komsos KAE di paroki yang dipimpinnya. Dia memberi ruang kepada aktivis Komsos untuk berkreasi melakukan aktivitas jurnalistik di wilayah itu demi mewartakan kebenaran.

Pada misa Hari Komunikasi Sedunia, Rm. Peter juga menekankan pentingnya peran Komsos dalam menciptakan dan menjaga liturgy yang hikmat. Di parokinya, Komsos dalam melakukan tugas pengambilan gambar di dalam gereja saat misa sudah ada aturannya. “Mereka sudah tau harus ambil gambar dan dokumentasi dari mana dan di titik mana. Selain Komsos, umat tidak diperkenankan mengambil gambar/dokumentasi selama misa kudus berlangsung,” tegas Rm. Peter.***

Laporan: Emanuel Djomba

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :