Vigonews

Taman Baca Efata Kurubhoko Gelar Demo Baca



WOLOMEZE, VIGONEWS.COM - Taman Baca Efata, Kurubhoko Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze gelar demo baca 20 menit. Demo baca yang diikuti sekitar 80 siswa SD, SMP melibatkan para guru, tokoh itu, berlangsung, Minggu (22/04/2018).

Kegiatan demo baca dilaksanakan sesaat setelah Taman Baca Efata diluncurkan di pelataran Gereja Paroki Maria Ratu Para Malaikat (MRPM), Kurubhoko. Taman baca ini diluncurkan atas kerja sama Rumah Literasi Cermat (RLC) dengan Paroki Maria Ratu Para Malaikat (MRPM).

Peluncuran TB EFATA ditandai dengan potong pita oleh Pastor Paroki MRPM Pater Tobias Harman, OFM, Direktur Lembaga RLC Emanuel Djomba dan Kepala Desa Nginamanu Yohanea Don Bosko Lemba secara bersama-sama.

Acara yang dipandu Sekretaris RLC Yohanes Donbosko Ponong dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama oleh Direktur  Lembaga RLC  Emanuel Djomba dan Pastor Paroki MRPM Pater Tobias Harman, OFM.
 
Potong pita menandai peluncuran taman baca
Kesepakatan kerja sama ini sebagai langkah membangun komitmen dalam kampanye literasi di wilayah itu sekaligus mengaktualisaaikan melalui program yang dilaksanakan secara rutin.

Kepala Desa Nginamanu Yohanes Don Bosco Lemba membuka kegiatan dengan penanaman pohon karakter. Disusul dengan penyematan lima karakter dasar pada ranting-ranting oleh lima anak sekami, sebagai sebuah komitmen Taman Baca EFATA untuk menumbuhkan karakter anak melalui berbagai program di taman baca ini.

Lima karakter dasar, yaitu: mandiri, integritas, gotong-royong, religius dan nasionalis. Nilai-nilai ini disematkan sematkan di pohon karakter sebagai komitmen bersama.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi di wilayah ini, hadir pada kegiatan peluncuran Ketua Agupena Ngada Ignatio Sabinus Satu yang juga guru SMPN 1 Bajawa dan Sekretaris Agupena Ngada Binefasius Zanda yang juga guru SMAK Regina Pacis Bajawa dan Pemred Suara Ratu Damai Regina Pacis.

Hadir pula pengurus inti Dewan Pastoral Paroki MRPM Tarsisius Sambu dan jajarannya, para guru dari SDK Tanawolo, SDI Kurubhoko, dan SMPN Satap Kurubhoko, tokoh adat Andreas Watu, OMK dan para siswa yang berjumlah sekitar 80 orang.
 
Anak-anak menyambut peluncuran taman baca dengan aksi membaca
Dalam sambutan, Kepala Desa Nginamanu Yohanes Don Bosco Lemba memberi apresiasi kepada Lembaga RLC dan Paroki MRPM yang telah memrakarsai berdirinya Taman Baca EFATA.

Dikatakan, kebiasan membaca harus ditumbuhkan sejak dini, dan dengan membaca memperluas wawasan. Dia berharap semua elemen dapat memanfaatkan taman baca ini sebagai tempat rekreasi sembari menyerap pengetahuan. Halaman yang luas dan rindang menjadi sebuah taman memberi rasa nyaman kepada anak membaca.

Sementara tuan Rumah Literasi  Cermat, Emanuel Djomba mengatakan Taman Baca Efata adalah komitmen RLC untuk terus mengembangkan literasi hingga desa dan melibatkan berbagai elemen termasuk di dalamnya Gereja.

Dikatakan Djomba,  taman baca diharapkan menjadi pusat perubahan mulai dari menumbukan budaya membaca hingga pembentukan karakter sebagai buah kegiatan literasi  itu sendiri. Di tempat ini juga menumbuhkan proses kreatif sehingga terciptanya generasi yang literat.

Terkait dengan pembentukan karakter itu, kata Djomba, taman baca diharapkan membuka wawasan berpikir dan menuntun cara bertindak, bersikap sebagai tanda seseorang itu dikatakan literat (melek)? Semuanya demi kebaikan hidup baik pribadi maupun sosial. Karena itu nama taman baca ini EFATA - yang berarti terbukalah.

Katup-katup yang membelenggu, menghalangi harus dibuka. Membaca adalah cara membuka wawasan berpikir sehingga berpikir cerdas, kreatif dan inovatif.
 
Suasana peluncuran Taman Baca Efata
Dalam sambutannya, Pastor Paroki MRPM Kurubhoko, Tobias Harman, OFM memberi apresiasi kepada Rumah Literasi Cermat yang terus berkomitmen menumbuhkan budaya baca kepada publik, khusunya generasi muda. "Terima kasih karena bersinergis dengan pihak Gereja melalui paroki ini memikirkan tentang pentingnya literasi bagi perubahan," kara Tobi.

Taman baca, kata Pater Tobi, menjadi taman bermain, tempat anak-anak bermain dengan buku. Dengan rasa suka, penuh kegembiraan berkreasi dan inovasi mengembangkan diri. Tempat dimana anak-anak menumbuhkan kultur intelektual.

Dengan semangat hari Kartini taman baca ini diluncurkan sekaligus sebagai spirit pengembangan literasi di desa. Karena itu nama taman baca ini EFATA yang berarti terbukalah. (ch)***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :