Vigonews

SMK Keperawatan St. Agustinus Ngada Lepaskan Angkatan Pertama Tahun 2018



Angkatan pertama SMK Keperawatan St. Agustinus mengikuti UN tahun 2018 -  

BAJAWA, vigonews.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) keperawatan  ternyata sudah tiga tahun berkiprah  di Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Meski belum banyak publik Ngada yang tau, tahun ini SMK dengan nama pelindung St. Agustinus itu melahirkan generasi pertama.

Angkatan pertama akan dilepas tahun ini untuk mengabdi bangsa dan negara dari tanah Ngada dan sekitarnya.  Sebanyak 27 siswa angkatan perdana baru saja menyelesaikan UN yang diselenggarakan tanggal 2 - 5 April 2018.

Baca juga: 668 Siswa dari 10 SMK di Ngada Ikut UNBK

Ketika bincang-bincang dengan vigonews.com, Kamis (05/04/2018) di sela-sela kegiatan akhir UN, kepala sekolah ini Wihelmus Suni mengatakan lembaga yang dipimpinnya itu sudah tiga tahun hadir di Ngada. Saat ini total siswa 64 orang yang berasal dari Kabupaten Ngada sendiri, Nagekeo dan Ende.

Sekolah di bawah naungan Yayasan Nusa Jaya yang berpusat di Kefamenanu, Timor itu sebelum menamatkan 27 siswa angkatan pertama sudah melakukan praktik kerja industri (prakerin) di RSUD Bajawa dua kali. Sekali ketika siswa di kelas satu dan sekali di kelas dua, masing-masing dua bulan.

Angkatan kedua, kata Wihelmus dalam waktu dekat akan melakukan praktik kerja di RSUD Komodo, Labuan Bajo. Kepastian itu setelah dirinya bertemu Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat dan Direktur RSUD Komodo beberapa waktu lalu. Usai UN, pihaknya akan melakukan  komunikasi lanjutan untuk kelanjutan kerja sama  melalui MoU bersama. Terkait dengan komunikasi prakerin tersebut, menurut Wihelmus kedua pejabat itu sangat merespons.

Para siswa yang akan ikut prakerin di RSUD Komodo tentu saja sesuai dengan kompetensi pendidikan sebagai calon asisten perawat. Susuai tugas itu, para siswa SMK Keperawatan ini hanya melakukan perawatan kepada pasien bukan pengobatan, seperti  mengukur tanda-tanda vital – melakukan tensi dan mengukur suhu tubuh – dan kegiatan ganti alat tenun rawat inap, juga memindahkan pasien dan tugas terkait lainnya.

Untuk diketahui, SMK St. Agustinus di bawah naungan Yayasan Nusa Jaya di Kefamenanu, Timor dibuka sejak tahun 2012 lampau dan sudah menamatkan siswa empat angkatan. Alumni SMK kejuruan, kata Wihelmus kebanyak melanjutkan studi ke tingkat akademi keperawatan.

SMK Keperawatan di Ngada tahun ini ikut UNBK – angkatan pertama. Meski belum memiliki sarana penunjang memadai, 27 siswa SMK ini mengikuti UNBK di SMK Sanjaya Bajawa, yang berakhir, Kamis (05/04/2018).

UNBK, kata Wihelmus memiliki banyak kemudahan, berjalan efektif dan lebih murah. Karena itu, tahun depan UNBK akan diupayakan berlangsung di satuan pendidikan sendiri di Mataloko, Golewa. Karena pada saat ini pihaknya sudah punya perangkat komputer, dan satu unit server.

“Kita tinggal tambah satu unit server lagi dan bekerja sama dengan Telkom untuk ketersediaan jaringan, maka sudah dipastikan tahun depan kita laksanakan UNBK di sekolah kita,” jelas Wihelmus.

Siswa SMK keperawatan kebanyakan perempuan. Yang mengikuti UN saja dari 27 siswa, 21 diantaranya perempuan. Sebagai sekolah baru, pihaknya sedang menambah beberapa fasilitas gedung untuk ruang kelas, laboratorium dan ruang praktik. Saat ini 64 siswa dilayani 12 guru, termasuk guru kompetensi keperawatan.***

Editor: Emanuel Djomba

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :