Vigonews

Lulusan SMK Bangun Mandiri Langsung Kerja



Lulusan SMK Bangun Mandiri, Rakalaba langsung kerja di sektor pariwisata -  

BAJAWA, vigonews.com - Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bangun Mandiri Rakalaba, Kabupaten Ngada terserap pasar kerja di Jogyakarta, Surabaya, Bali dan Flores. Demikian dikemukakan Kepala SMK itu, Elias Ndiwa, A.Md menjawab vigonews.com, Kamis (05/04/2018) di sela-sela UNBK di Bajawa.

Baca juga: 668 Siswa dari 10 SMK di Ngada Ikut UNBK

SMK dengan konsentrasi jurusan perhotelan dan TKJ itu sudah menamatkan satu angkatan dan angkatan kedua kini baru usai UN.  Untuk angkatan pertama dengan jumlah siswa 26 orang,  sudah terserap pasar kerja di sektor pariwisata (perhotelan) di Jogyakarta, Surabaya dan Flores. Sembilan dari 26 alumni sekolah ini bekerja di hotel di Jogyakarta.
 
Lulusan angkatan pertama yang terserap lapangan kerja
Sembilan siswa yang kini sudah bekerja, yaitu: Wihelmus Bata, Irwanto Fanu, Dionisius So'o,  dan Adrianus Wae - staf di house skeaping. Senentara Anastasia Dhone, Theresia Titu, Rosa Dalima Na'u dan Mey Lado - bagian restoran.

Sementara,  angkatan kedua yang praktik kerja industri (prakerin) di Surabaya juga sudah dipastikan bekerja di hotel tempat mereka praktik dan beberapa daerah lain. "Mereka tinggal menunggu hasil UN yang baru berakhir,  kemudian langsung bergerak menuju tempat kerja,” kata Elias.

Untuk praktik kerja industri, di Jogyakarta pihak sekolah sudah melakukan MoU  dengan hotel Arjuna dan Kartika, di Surabaya dengan hotel  Guna Wangsa, Bali masih dalam proses menjalin kerja sama demikian juga di Labuan Bajo.
 
Memiliki skil memudahkan SMK terserap lapangan kerja
Menurut guru pendamping,  Avita Martha Lidi, S.S  para siswa rata-rata dipanggil kembali untuk bekerja di hotel tempat mereka prakerin. Karena mereka saat praktik dinilai berprestasi. "Pihak hotel punya kesan baik dengan anak-anak kita. Mereka disiplin dalam bekerja dan penuh tanggung jawab," kata Avita.

Dan, tambah Avita siswa yang  sudah bekerja kini bisa membantu ekonomi keluarga  seperti biaya untuk adik-adil. Dari penghasilan mereka cukup bagus sehingga mereka bisa sambil menabung.

Soal kendala yang dihadapi, kata Avita,  tak terlampau berat. Dari aspek pengetahuan dan skil mereka bisa bersaing. "Kendala biasanya penyesuaian karena perbedaan kultur di tempat praktik maupun tempat kerja baru. Tetapi itu biasanya tidak lama, mereka sudah bisa menyesuaikan diri," papar Avita.
 
Kerja bagian housekeeping
Angkatan ketiga baru kembali prakerin dari Jogyakarta  dan angkatan keempat yang berjumlah 38 siswa sedang persiapan prakerin di antaranya ke Labuan Bajo,  Bali dan Jogyakarta. Selama studi para siswa wajib mengikuti dua kali prakerin masing-masing tiga bulan.

Di bagian lain, Kepala sekolah Elias Ndiwa menegaskan, bahwa sekolah yang dipimpinnya tidak hanya menyalurkan pada tempat ptaktik tetapi juga mencarikan lapangan kerja untuk para siswa yang tamat dan siap kerja. Yang akan lanjut kuliah itu lain lagi.

Terkait dengan itu, tambah Elias, angkatan kedua yang kini baru usai UN sudah ditunggu untuk bekerja di bernagai hotel dan restoran baik di Jawa maupun di Flores. "Kita tinggal tunggu pengumuman kelulusan. Setelah itu kita langsung keluarkan rekomendasi dari lembaga untuk bekerja," kata Elias.***

Editor: Emanuel Djomba

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :