Vigonews

LKPPDes Benteng Tawa 1 Menuju Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang Transparan



Kepala Desa Benteng Tawa 1, Yosep Panas Lewa, S.Fil menyampaikan LKPPDes di hadapapan BPD dan masyarakat -  

RIUNG BARAT, vigonews.com –  Kepala Desa Benteng Tawa 1 di Kecamaan Riung Barat, Yosep Panas Lewa, S.Fil, Rabu (11/04/2018) menyampaikan Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (KLPPDes) di hadapan BPD dan masyarakat.

Sebagaimana ketentuan Undang-Undang, setiap kepala desa wajib menyampaikan LKPPDes setiap akhir tahun. Laporan tersebut disampaikan ke Bupati melalui Camat, juga disampaikan ke BPD serta masyarakat dalam bentuk tertulis.

Dalam sambutan pada pembukaan LKPPDes di Kantor Desa Benteng Tawa 1, Kepala Desa Yosep Panas Lewa mengatakan, bahwa laporan keterangan penyelenggaraan pemerintahan desa merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah desa kepada masyarakat atas berbagai program kegiatan dan kebijakan yang telah disepakati bersama antara pemerintah dengan masyarakat melalui lembaga BPD.

Terkait dengan itu, kata Jose – demikian dia biasa disapa – LKPPDes  harus berisi kesesuaian antara kebijakan dengan program serta kegiatan pembangunan yang berdampak pada seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk mengeksekusi program dan kegiatan di lapangan.

Itu sebabnya, beber Jose, laporan-laporan kegiatan harus disertai pertanggung jawaban atas penggunaan anggaran yang tertuang dalam rencana kerja pemerintah desa (RKPDes) dan anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) Benteng Tawa tahun 2017, sebagaimana amanat peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 46 tahun 2016 tentang laporan keterangan dan pertanggung jawaban kepala desa.

"Jadi, sebenarnya, tujuan penyusunan dan penyampaian LKPPDES ini dimaksudkan untuk mengungkapkan secara transparan pelaksanaan program yang telah ditetapkan dalam RKPDES dan APBDES Benteng Tawa I Tahun 2017," kataJose.
 
Masyarakat menghadiri KLPPDes
Profil Desa

Jose yang baru menjabat kepala desa setahun itu, cukup fasih menyampaikan LKPPDes yang berjalan lancar dan demokratis itu. Dimulai dengan gambaran umum profil desa Benteng Tawa 1 secara singkat.  Setelah menyampaikan LKPPDes, anggota BPD menanggapi yang kemudian mendapat jawaban kembali dari kepala desa, sebelum ditetapkan.

Desa ini, kata Jose di awal LKPPDes, terdiri atas empat dusun dan 11 RT. Empat Dusun tersebut yakni Dusun Ruping Mok 3 (tiga) RT, Dusun Rio Minsi I 2 (dua) RT, dusun Rio Minsi II (dua) RT, dan dusun Mbazang 4 (empat) RT.

Sementara, luas wilayah Desa Benteng Tawa I  41, 56 KM persegi, dengan jumlah penduduk 1.252 jiwa dari 238 KK. Angkatan kerja produktif 562 orang, dan non produktif 412 orang. Jumlah penduduk berdasarkan pendidikan, SD 179 orang, SLTP 108 orang, SLTA 111 orang, dan perguruan tinggi/strata 70 orang.

Jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian, petani 726 orang, PNS 5 orang, dan pegawai non-PNS 28 orang. Jarak dari pusat pelayanan (kantor desa) Benteng Tawa I ke Kecamatan Riung Barat 127 KM. Jarak ini berbanding terbalik dengan jarak kantor desa Benteng Tawa I ke Bajawa ibu kota kabupaten Ngada yaitu 47 Km.
 
Kantor Kepala Desa Benteng Tawa 1
Rumah dan Jamban Sehat

Tahun pertama memimpin desa ini, Jose meluncurkan program jaban sehat bagi warga. Hal itu, kata Jose karena banyak warga yang belum memiliki jamban dengan kategori sehat. 

Berdasarkan data sarana penunjang kesehatan rumah tangga, dari 224 kk masih ada 29 kk yang belum memiliki jamban sehat. Demikian juga dengan perumahan masyarakat. Dari  224 kk, masih ada 79 KK yang belum memikiki rumah kategori sehat. "Oleh karena itu, program unggulan saya adalah jambanisasi dan perumahan masyarakat," kata Jose

Melalui dana desa tahun anggaran 2017, pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14.200.000 (empat belas juta dua ratus ribu rupiah) kepada 5 KK untuk program rumah sehat yang akan dilaksanakan bertahap. Sedangkan untuk program jamban sehat tahun 2017 diberikan kepada 8 KK penerima, dengan besaran dana per KK Rp 7.500.000 (tuju juta lima ratus ribu rupiah). Tahun berikutnya akan dilanjutkan kepada KK lain yang menjadi sasaran program.

Kepala desa yang dilantik 20 desember 2016 itu mengatakan, pembangunan tahun 2017 juga menyasar proyek fisik seperti rabat beton menuju Kapela Rio Minsi, dan tembok penyokong di SDK Ruping Mok serta rehabilitasi berat Poskesdes di Ruping Mok.

Menurut Jose, ketiga kegiatan ini dikerjakan dari dana sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2016. Melalui dana Silpa ini juga membiayai kegiatan bidang pemberdayaan yang dilaksanakan yaitu pelatihan penanaman semangka, pelatihan pembuatan pupuk Bokasi, dan pelatihan pengisian kartu KMS dan materi PHBS KIBBLA.

Melalui dana desa Tahun 2017, untuk bidang pemberdayaan meliputi insentif atau honorarium tenaga kesehatan di Poskesdes Mok, dan tenaga guru honorer di tiga SD dan satu SMP Satap Riung Barat.

Secara Makro Jose menjelaskan bahwa,  anggaran pendapatan dan belanja desa Tahun 2017 dengan rincian, pendapatan desa sebesar Rp 1.695.331.975, belanja desa terdiri dari bidang penyelenggaraan pemerintah desa Rp 371.063.925, bidang pembangunan Rp 1.462.120.150, bidang pembinaan kemasyarakatan Rp 12.000.000, dan bidang pemberdayaan masyarakat Rp 149.938.700.
 
penyerahan dokumen LKPPDes 
Utamakan Pelayanan

Sementara, Ketua BPD Benteng Tawa 1, Leonardus Lewa dalam sambutan penutupnya memberikan apresiasi kepada kepala desa  yang telah bekerja secara optimal dalam rangka mensejahterakan rakyat. Menurut BPD senior ini, Kades Benteng Tawa 1 selalu menjalankan rodah pemerintah dan pengelolaan anggaran secara transparan, akuntabel, demokratis, evektif, dan efisien.

"Beliau selalu menjalankan anggaran selama ini secara terbuka, bisa dipertanggungjawabkan, dan setelah disepakati bersama kami di BPD. Semuanya bertujuan agar memberi pelayanan yang terbaik, karena pelayanan yang utama," tutur Leo

Pada bagian lain, Leonardus mengingatkan bahwa pemerintah desa adalah lembaga pelayanan, bukan ajang bisnis. Melalui LKPPDes, menjadi momentum untuk mengevaluasi segala kebijakan, dan program dalam rangka memberi pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya.

Semantara itu, Philipus Minggu tokoh masyarakat Dusun Mbazang, ketika dimintai komentarnya usai LKPPDES mengatakan, manajemen kepemerintahan yang dibangun oleh Kades Benteng Tawa 1 Yosep Panas selama setahun sangat memuaskan.

Memurut Philipus, banyak kebijakan pro rakyat yang dibuat oleh pemerintah desa. Setiap perencanaan penggunaan anggaran selalu melibatkan masyarakat. "Sehingga partisipasi kami masyarakat saat ini sangat tinggi dalam membangun desa. Karena bapak desa orangnya terbuka sekali soal keuangan," Kata Philipus.

LKPPDES BPD dipimpin oleh ketua BPD Benteng Tawa 1 Leonardus Lewa ini dinyatakan diterima. Hadir pada kegiatan LKPPDes: pimpinan BPD bersama anggota,  Kepala Puskesmas Lindi Thomas Aquino Seno Mari, Ketua ASWAN Ngada Emanuel Djomba, Ketua AMPERA Yohanes Donbosko Ponong, perangkat desa, para kepala dusun, para ketua RT, LPA, dan ratusan warga masyarakat Benteng Tawa 1.(ch)***


Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :