Vigonews

Gedung SDK Menge Perlu Sentuhan ‘Takola’



Ruang kelas SDK Menge perlu sentuhan 'Takola' -  

BAJAWA, vigonews.com  – Program Takola (Tata kelola Sekolah) yang diluncurkan Kemendikbud untuk membenahi sarana dan prasarana sekolah mendapat perhatian luas dari berbagai sekolah. Setelah 25 sekolah dasar (SD) di Ngada mendapat sentuhan (bantuan) Takola tahun anggaran 2017, SDK Menge di Kecamatan Bajawa Utara (Batara) juga merindukan hal yang sama.

Baca juga: Takola, Bangun Gedung Sekolah Libatkan SMK
Berita terkait: Sekolah dengan Program ‘Takola’ Diresmikan

Kerinduan itu disampaikan Kepala SDK Menge, Wihelmus Petrus Sina, ketika bincang-bincang dengan vigonews.com di ruang kerjanya, Jumat (05/04/2018). Wempi Sina, begitu dia biasa disapa memberi apresiasi kepada Pemerintah  melalui Takola guna mengatasi berbagai persoalan sarana dan prasarana sekolah yang sudah mengalami kerusakan dan tidak layak lagi.
 
Kondisi atap
Dia juga mendengar, bahwa banyak sekolah di Ngada  sudah pernah didatangi tim dari Takola SMK Sanjaya serangkaian survey untuk mendapat kajian apakah sekolah tersebut layak mendapat bantuan melalui program Takola atau tidak untuk rehab.

“Saya berharap SDK Menge bisa dapat bantuan dari program Takola, karena banyak bagian gedung yang bocor, tembok sudah kelupas  sehingga perlu direhab – sebab sekolah ini termasuk sudah tua,” kata Wempi.
 
Kondisi plafon
Saat ini, kata Wempi ada tiga ruangan kelas yang dalam kategori rusak. Atap seng yang sudah berkarat menyebabkan bocor kalau hujan sehingga plafon banyak yang lubang dan lapuk. Kayu atap juga banyak yang sudah lapuk. Sementara teras juga perlu direhap karena tidak cukup nyaman untuk siswa pada musim hujan dengan curah hujan tinggi seperti Bajawa. Sekolah ini hanya sekitar 5 km arah utara kota Bajawa.

Wempi berharap tim Takola dapat melakukan survey untuk mendapatkan perhatian melalui program ini. Jika ini bisa direalisasikan maka akan memberi kenyamanan kepada siswa dalam proses pembelajaran. “Dan kami dengar melalui Takola lebih simple karena perhitungan biaya dan pembangunan dalam pengawasan tim Takola yang sudah ditunjuk, sehingga sekolah tidak perlu susah-susah buat proposal,” jelas Wempi.
 
Kondisi tembok
SDK Menge yang didirikan pada tahun 19947 itu terdiri atas enam ruang kelas. Tiga ruang kelas pernah disurvey pada tahun 2007 lalu, sementara tiga ruang kelas lainnya sampai saat ini belum rehap. Begitu juga kelengkapan sanitasi sekolah juga perlu mendapat perhatian.***
 
Plafon dan sekat ruang kelas

Laporan: Emanuel Djomba

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :