Vigonews

Jumat Agung, Sanjos Pentas Drama Penyaliban, Kurubhoko Jalan Salib Kreatif




Drama penyaliban di Paroki Sanjos Bajawa -  

BAJAWA, vigonews.com - JPA (Jadi Pendampinh Adik) Sekami Paroki Santo Josef (Sanjos) Bajawa pentas drama Penyaliban Jesus. Sementara, umat di Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat (MRPM) Kurubhoko selenggarakan Jalan Salib Kreatif.

Di Paroki Sanjos Bajawa, umat memadati halaman gereja untuk menyaksikan kisah penyaliban. Drama penyaliban yang  dipentaskan JPA Sekami paroki itu disaksikan umat.

Pentas drama penyaliban tak jarang menjadi agenda setiap tahun pada perayaan Jumat Agung dalam lingkar Tri Hari Suci. Kegiatan ini melibatkan OMK, JPA dan Sekami paroki Sanjos.

Sebagaimana dilapor kontributor vigonews.com Uno Ignatio Ignammary, Jumat (30/03/2018), ratusan umat memadati halaman Gereja St. Yoseph Bajawa mengikuti visualisasi kisah penyaliban Yesus Kristus. 

Umat Paroki St. Yoseph yang memadati halaman gereja tampak khusuk mengikuti visualisasi Kitab Suci  melalui Kisah Penyaliban Yesus Kristus. Bahkan mereka sudah datang lebih awal untuk menyaksikan kisah penyaliban itu.

Sebanyak empat belas perhentian kisah penyaliban Yesus, dikisahkan kembali dengan sangat baik.Perhentian demi perhentian dilalui penuh penghayatan dan permenungan akan Yesus Kristus penebus dosa umat manusia.

Pada perhentian ke-12 ini dalam kisah itu: Yesus berseru “Eli, Eli, lama sabakhtani?” yang artinya Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” lalu Yesus menghembuskan nafas terakhir.

Kisah penyaliban di ruang terbuka melecut rasa haru umat yang hadir. Tak terasa mata para ibu, remaja perempuan pun terlihat sembap dan sejenak butiran-butiran bening membasahi pipi. Mereka seperti tak kuasa menahan haru, karena visualisai kekejaman para serdadu memukuli Yesua.

Yesus sebagai Putera Allah yang menjelma menjadi manusia, Yesus adalah Tuhan dan juga adalah manusia, ini tanda bahwa sebagai manusia Yesus mengajarkan secara total menyerahkan diri kepada Allah.  

Hingga perhentian ke-14 Umat tetap khusuk mengikuti proses visualisasi kisah Penyaliban yesus hingga Akhir.

Pada kesempatan itu  Tati Resi yang juga pendamping JPA/ Sekami Senior dan Sekami Yunior. Paroki St. Yoseph Bajawa mengatakan, visualisasi kisah sengsara Yesus yang melibatkan Sekami ini sebagai upaya menjadikan mendekatkan diri anak dan remaja pada gereja. Hal ini, kata Tati sejalan dengan misi keuskupan, menjadikan anak dan remaja yang visioner, mandiri dan solider, anak menjadi fokus iman gereja. 
 
Jalan salib ekologi - salah satu bentuk jalan salib kreatif (foto: dokumentasi vigonews.com)
Jalan Salib Kreatif

Sementara di Paroki MRPM Kurubhoko jalan salib kreatif dipimpin Pastor Paroki Thobias Harman, OFM. Disebut kreatif karena renungan kisah penyaliban itu juga diisi dengan pemutaran film penyaliban dan refleksi.

Penyaliban yang dikisahkan dalam film yang diputar itu membuat umat yang memadati gereja tak bergeming hingga selesai.

Tahun sebelumnya kata Pastor Toby, demikian dia biasa disapa ada kegiatan  drama penyaliban dipentaskan di ruang terbuka. "Namun tahun ini kita hanya buat jalan salib kreatif," kata pater Toby.

Sejak dipimpin imam-imam OFM, jalan salib  juga diperkenalkan berbasis ekologi  sebagai bentuk protes terhadap perilaku yang merusak lingkungan seperti membakar hutan dan pembalakan liar. Hasilnya hampir tiga tahun wilayah Kurubhoko tak lagi terjadi kebakaran hutan. 

Aksi ini juga menjalin kerja sama sengan yayasan Puge Figo yang cosern dengan kelestarian lingkungan.***

Laporan: Uno Ignatio Ignammry & Emanuel Djomba

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :