Vigonews

Dandim 1625/Ngada, Letkol Czi Arman Hidayah: Calon Prajurit Karier Jangan Coba-Coba Main Uang

Dandima 1625 Ngada Letkol Czi Arman Hidayah  memberi pengarahan kepada paca calon Prajurit Karir -  

BAJAWA, vigonews.com – Komandan Kodim (Dandim) 1625/Ngada Letnan Kolonel Czi Arman Hidayah, S. Sos menengaskan, Prajurit Karir (PK), jangan coba-coba main uang saat tes.

Hal itu ditegaskannya ketika memberikan pengarahan kepada 48  orang pemuda Ngada dan Nagekeo  yang akan melaksanakan tes Calon Tamtama Prajurit Karir (PK) TNI AD Gelombang I TA. 2018,  di Aula Makodim 1625/Ngada,  Jalan Soekarno - Hatta Bajawa,  Kabupaten Ngada, Sabtu (03/03/2018).

Pada kesempatan tersebut Arman Hidayah menghimbau agar seluruh calon Tamtama PK mempersiapkan dirinya masing-masing baik fisik dan mental untuk menghadapi test nanti. “Jangan coba-coba  menggunakan uang untuk membayar panitia karena menjadi tentara tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Arman, masa  depan ada di tangan sendiri, bukan orang lain.  "Yang menjadikan kalian Tentara adalah diri kalian sendiri, masa depan ada di tanganmu sendiri bukan orang lain. Apabila ada oknum panitia yang minta uang kepada kalian dengan menjanjikan kelulusan segera laporkan saya," tegas Dandim.
 
Aman Hidayah di hadapan calon prajurit karir
Di akhir pengarahan dihadapan putera-putera terbaik Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo itu, Arman Hidayah memberikan penekanan agar peduli dan jangan berselisih paham dengan sesama calon. Kunci masuk dan lolos menjadi TNI adalah selalu belajar, berlatih dan berdo’a.

"Jaga kesehatan dan tetap semangat semoga apa yang anda cita-citakan dapat terwujud," tambah beliau.

Saat kegiatan pengarahan kepada calon prejurit karir hadir juga  Kasdim Mayor Inf M. Basuki dan Pasipers Letda Arm. Iwan Arh.***

Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :