Vigonews

Anak Bakar Hidup-Hidup Ibu Kandung

Seorang anak  membakar hidup-hidup ibu kandungnya - 


WOLOMEZE, vigonews.com – Anastasia Lampeng (80) meregang nyawa di tangan BN (53) yang juga anak kandungnya sendiri dengan cara dibakar hidup-hidup. Peristiwa yang menghebohkan warga Ramba, Desa Persiapan Turaloa Timur, Kecamatan Wolomeze itu terjadi, Senin (08/01/2018).

Pelaku yang juga anak kandung korban diduga mengalami gangguan jiwa berat tiga tahun terakhir. Antara tahun 2014 – 2015, BN bahkan sempat dipasung karena sakit jiwanya yang juga ditunjukkan melalui perilaku membahayakan bagi keluarga dan warga sekitar. Karena keadaan sedikit membaik, maka BN dilepas dari pasungan.

Kapolsek Soa, Ipda (Pol) Aloysius Wio kepada vigonews.com, Selasa (09/01/2018) mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pkl. 05.00 wita, Senin. Namun informasi baru diperoleh sekitar pkl. 10. Wita, setelah dua jam sebelumnya diinformasikan tetangga korban yang hendak mengantar makan pagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pkl. 05.00 wita. BN tiba-tiba mencekik leher korban dan memukulnya dengan senduk besar di bagian kepala. Korban yang sudah uzur itu pun jatuh tersungkur. Segera setelah itu, korban merangsek mengambil mintak tanah lalu menyiramnya ke tubuh korban yang masih terbujur dan menyulut dengan api.

Dikatakan Aloysius, dari sejumlah saksi Ignasius Meo, Vinsensius Bi dan Veronika Pora diperoleh informasi bahwa BN memiliki riwayat sakit jiwa cukup berat. Tahun 2014 sampai tahun 2015 sempat dipasung dan mendapat perawatan dari pendoa.
 
Ipda (Pol) Aloysius Wio
Berkaitan dengan proses hukum, kata Aloysius, untuk sementara pelaku diamankan di Polsek Soa sambil menunggu proses lebih lanjut, karena pihak keluarga masih berduka dan menguburkan jenazah korban. Kasus ini, tambah Aloysius masih dalam tahap menyelidikan pihak kepolisian.

Camat Wolomeze, Kasmin Belo yang dihubungi membenarkan, BN telah membunuh ibu kandungnya sendiri dengan cara membakar hidup-hidup. “Menurut keterangan warga, BN ternyata ada riwayat sakit jiwa berat bahkan pernah dipasung,” kata Kasmin yang dihubung, Selasa.

Pihaknya, baru mendapat informasi kejadian itu, Senin sekitar pkl. 10.00 wita. Informasi itu diperoleh dari tetangga yang pagi itu hendak membawa makan pagi. Namun sampai di sana korban mengatakan ibu ada di belakang. Setelah dilihat korban sudah tak bernyawa dan dalam keadaan gosong akibat dibakar hidup-hidup.

Menurut sejumlah warga,  BN mengalami gangguan jiwa setelah istrinya melahirkan anak namun kemudian anaknya meninggal. Sejak saat itu BN sering berperilaku aneh bahkan melakukan kekerasan fisik. Tak tahan dengan kondisi itu, istrinya pun pergi meninggalkan rumah dan kembali ke kampung halamannya dan tak pernah kembali.

BN tinggal bersama ibu kandungnya yang sudah uzur. Karena pelaku juga masih dalam perawatan, maka tetangga saban hari mengantar makanan kepada anak dan ibu itu. Kondisi ibunya yang tak lagi bisa banyak beraktivitas diduga kian membebani BN, hingga mengalami depresi berat. Bahkan kepada salah seorang petugas kesehatan saat melakukan visum terhadap jenazah di TKP, BN sempat mengatakan dirinya sudah tidak kuat mengurus ibunya itu. (Uslan)***


Vigonews

Tentang Vigonews -

VIGONEWS.COM “Media Online Lokal – Menulis yang Terlupakan” Vigonews.com, adalah media online berbasis lokal dari tanah Ngada (Flores). Menyajikan informasi, pengetahuan dan edukasi dalam berbagai konten demi mewujudkan masyarakat cerdas – bermartabat; bertindak lokal namun berpikir global. Sebagai kanal informasi, dimana suara-suara lokal dingkat ke permukaan dan diperdengarkan. Mengintepretasikan suara-suara diam membisu dari dusun yang kadang tak dijangkau.

Subscribe to this Blog via Email :